Kumparan Logo

Gigi Anak Mulai Copot Usia 6 Tahun, Normalkah? Ini Kata Dokter

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gigi anak goyang. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gigi anak goyang. Foto: Shutter Stock

Salah satu momen yang cukup bikin orang tua sadar bahwa anak mulai besar adalah ketika gigi susunya mulai goyang. Biasanya, anak akan mulai menyadari ada gigi yang terasa bergerak, kemudian beberapa waktu setelahnya gigi tersebut copot dan perlahan digantikan oleh gigi permanen.

Namun, tidak semua anak mengalami proses tersebut tepat di usia yang sama. Ada anak yang mulai kehilangan gigi susu di sekitar usia 6 tahun, sementara pada anak lainnya waktunya bisa berbeda. Kondisi ini sering kali membuat orang tua bertanya-tanya, sebenarnya kapan anak mulai ganti gigi dan apakah ada urutan tertentu yang perlu diperhatikan?

Dokter gigi anak sekaligus Expert kumparanMOM, drg. Joshua Calvin, Sp.KGA, mengatakan pergantian gigi memang umumnya mulai terjadi sekitar usia 6 tahun. Meski begitu, usia tersebut bukan patokan yang harus berlaku persis pada semua anak.

Ilustrasi gigi anak goyang. Foto: Shutter Stock

“Normal ya. Memang anak biasanya mulai mengalami ganti gigi sekitar usia 6 tahun, tp waktunya bisa beda2 dan bervariasi di tiap anak,” jelas drg. Joshua saat dihubungi kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Jadi, ketika anak memasuki usia 6 tahun dan mulai mengalami gigi susu yang goyang, orang tua tidak perlu langsung menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak normal. Begitu pula jika proses tersebut belum terjadi tepat di usia tersebut, karena waktu pergantian gigi dapat berbeda pada setiap anak.

Gigi Seri Biasanya Jadi yang Pertama Copot

Dalam proses pergantian gigi, ada urutan yang umumnya terjadi. Menurut drg. Joshua, biasanya gigi seri bawah akan lebih dulu mengalami pergantian, kemudian diikuti gigi seri atas.

Artinya, orang tua bisa mulai memperhatikan perubahan pada gigi seri anak ketika ia memasuki usia pergantian gigi. Gigi yang mulai goyang kemudian copot merupakan bagian dari proses bergantinya gigi susu dengan gigi permanen.

Meski begitu, orang tua tidak perlu terlalu terpaku pada urutan atau usia tersebut sebagai angka yang mutlak. Pasalnya, waktu pergantian gigi setiap anak bisa berbeda.

Ilustrasi anak ke dokter gigi. Foto: No-Te Eksarunchai/Shutterstock

Bila orang tua tetap ingin mengevaluasi pertumbuhan gigi si kecil, pemeriksaan ke dokter gigi bisa dilakukan untuk memastikan proses pergantian gigi sekaligus melihat pertumbuhan gigi permanennya.

“Tapi ide baik juga kalau dicek ke dokter gigi untuk diperiksa, bukan hanya soal tumbuh gigi permanennya, tapi bagaimana menjaga gigi permanennya,” pungkas drg. Joshua.

Jadi, Moms, fase ganti gigi bisa menjadi momen bagi orang tua untuk mulai lebih memperhatikan kondisi gigi anak. Bukan hanya soal kapan gigi susu copot, tetapi juga bagaimana kondisi gigi permanen yang mulai tumbuh nantinya.