Kumparan Logo

Halodoc Kini Bisa Diakses Lewat WhatsApp, Ini yang Perlu Ibu Tahu

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Halodoc Kini Bisa Diakses Lewat WhatsApp. Foto: Halodoc.
zoom-in-whitePerbesar
Halodoc Kini Bisa Diakses Lewat WhatsApp. Foto: Halodoc.

Mengurus kesehatan keluarga rasanya tidak pernah benar-benar selesai ya, Moms. Anak batuk pilek, suami perlu cek kolesterol, orang tua butuh konsultasi dokter spesialis — semua itu ada di pundak ibu, hampir setiap harinya.

Halodoc, platform kesehatan digital yang tahun ini genap berusia 10 tahun, paham betul soal ini. Di usia satu dekadenya, Halodoc meluncurkan dua fitur yang sangat bermanfaat untuk ibu. Apa saja?

Tidak Perlu Download Aplikasi Baru, Ibu Bisa Akses Lewat WhatsApp

Yang pertama adalah Halodoc on WhatsApp. Sesuai namanya, layanan Halodoc kini bisa diakses langsung dari WhatsApp — aplikasi yang kemungkinan besar sudah terbuka di ponsel ibu sejak pagi.

Lewat fitur ini, Anda bisa mencari informasi kesehatan, membeli obat, sampai mendapatkan rekomendasi dokter yang sesuai. Tidak perlu login ulang dan tidak perlu unduh aplikasi tambahan. Obat pun diklaim bisa tiba dalam satu jam.

Kedengarannya sederhana, tapi justru di situlah nilai lebihnya — karena kadang hambatan terbesar untuk mengakses layanan kesehatan bukan soal biaya, melainkan soal waktu dan kemudahan.

Satu Layar untuk Seluruh Kesehatan Keluarga

Family Care di Halodoc. Foto: Halodoc.

Fitur kedua adalah Family Care, dan ini yang mungkin paling relevan untuk ibu yang sehari-hari merangkap jadi "manajer kesehatan" keluarga.

Data internal Halodoc mencatat, 65% penggunanya adalah caregiver — dan mayoritas adalah ibu. Angka ini sejalan dengan temuan Indonesia Health Insights Report 2025, yang mengungkap bahwa 74% ibu Indonesia mengelola kesehatan tiga anggota keluarga atau lebih. Ironisnya, hanya 17% waktu mereka yang tersisa untuk menjaga kesehatan diri sendiri.

Dengan Family Care, Anda bisa membuat profil kesehatan terpisah untuk setiap anggota keluarga — lengkap dengan rekam medis, riwayat konsultasi, dan jadwal perawatan masing-masing, semuanya dalam satu tampilan. Jadi tidak perlu lagi gonta-ganti akun atau mengingat-ingat siapa yang terakhir kali minum obat apa.

Bukan Pengganti Dokter, Tapi Bisa Jadi Teman

Ilustrasi ibu bekerja. Foto: sutlafk/Shutterstock

Satu hal yang perlu digarisbawahi: semua inovasi berbasis AI di Halodoc — termasuk asisten digitalnya, HILDA — dikembangkan di bawah pengawasan tim medis internal mereka. Artinya, fitur-fitur ini dirancang untuk membantu para ibu menavigasi kebutuhan kesehatan keluarga, bukan menggantikan peran dokter.

Karena pada akhirnya, teknologi terbaik adalah yang tidak terasa seperti teknologi sama sekali, teknologi yang hadir diam-diam di sela kesibukan ibu, dan membuat satu urusan penting terasa sedikit lebih ringan.