Hamil di Luar Kandungan, Ini Gejala, Penyebab, dan Risiko yang Perlu diketahui
17 September 2025 16:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Hamil di Luar Kandungan, Ini Gejala, Penyebab, dan Risiko yang Perlu diketahui
Hamil di luar kandungan atau hamil ektopik adalah kondisi sel telur yang berkembang di luar rahim. Yuk kenali penyebab, gejala, jenis, dan faktor risiko agar Anda lebih waspada.kumparanMOM

ADVERTISEMENT
Moms, pernah mendengar istilah hamil di luar kandungan atau hamil ektopik? Meski terdengar membingungkan, kondisi ini nyata dan cukup sering terjadi.
ADVERTISEMENT
Normalnya, sel telur yang sudah dibuahi akan menempel pada rahim. Namun pada kehamilan ini sel telur justru tumbuh di luar rahim.Sel telur bisa menempel di tuba falopi, ovarium, perut, bahkan bagian bawah leher rahim (serviks).
Dikutip dari WebMD, lebih dari 90% kasus kehamilan ektopik terjadi di tuba falopi, yang dikenal dengan istilah kehamilan tuba. Gejala kehamilan ektopik bisa muncul cukup dini, yaitu antara minggu ke 4-12 kehamilan.
Penyebab Hamil di Luar Kandungan
Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kehamilan ektopik. Namun salah satu pemicu utamanya adalah tuba falopi yang rusak, sehingga sel telur yang telah dibuahi terhalang masuk ke dalam rahim.
Bisakah Bayi Bertahan Saat Hamil di Luar Kandungan?
Sayangnya, sel telur yang menempel di luar rahim tidak bisa bertahan hidup. Karena janin tidak mendapat suplai darah dan nutrisi yang dibutuhkan.
ADVERTISEMENT
Faktanya, hamil di luar kandungan adalah penyebab utama keguguran pada trimester pertama. Kondisi ini akan selalu berakhir dengan keguguran, baik secara alami maupun melalui tindakan medis, demi keselamatan ibu.
Gejala Hamil di Luar Kandungan
Selain gejala umum kehamilan seperti mual, muntah, dan haid yang terlewat, ada ciri khas yang perlu diwaspadai seperti:
Jika Anda mengalami gejala ini, segera periksakan diri ke tenaga medis.
Jenis Kehamilan Ektopik
Terdapat berbagai jenis kehamilan ektopik seperti:
ADVERTISEMENT
Faktor Risiko Hamil di Luar Kandungan
Beberapa faktor ini bisa menjadi pemicu Anda mengalami kehamilan ektopik seperti:
