Hasil Polling Mingguan kumparanMOM: 79% Ibu Pilih Masak MPASI di Atas Kompor

25 September 2022 18:35
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi masak makanan bayi menggunakan panci. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masak makanan bayi menggunakan panci. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Bayi Anda sudah mulai MPASI, Moms? Wah, mungkin Anda sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan berbagai kebutuhan MPASI si kecil. Ya, selain menu makanan, Anda juga perlu mempersiapkan berbagai peralatan masaknya.
ADVERTISEMENT
Sebagian besar orang tua memasak makanan bayi menggunakan panci dan kompor. Tetapi, ada juga beberapa orang tua yang memilih menggunakan slow cooker.
Hasil Polling Mingguan kumparanMOM di Instagram. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hasil Polling Mingguan kumparanMOM di Instagram. Foto: kumparan
Berdasarkan hasil polling mingguan kumparanMOM periode Kamis (22/9) hingga Jumat (23/9) di akun Instagram @kumparanMOM, sebanyak 79 persen ibu memilih masak MPASI bayi dengan cara dimasak biasa. Sementara itu, 21 persen lainnya memilih menggunakan slow cooker.
Ilustrasi masak makanan bayi menggunakan slow cooker. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masak makanan bayi menggunakan slow cooker. Foto: Shutter Stock
Polling yang sama juga dilakukan di grup WhatsApp komunitas Teman kumparan pada Jumat (23/9) hingga Minggu (25/9). Hasilnya, 78 persen ibu memilih dengan cara dimasak biasa, sementara 22 persen lainnya menggunakan slow cooker.
Melalui polling tersebut, para ibu membagikan alasannya mengapa memilih memasak biasa, antara lain:
  • Durasi memasak lebih cepat dibanding menggunakan slow cooker 
  • Tidak punya slow cooker karena keterbatasan dana 
ADVERTISEMENT

Perbedaan Memasak MPASI Biasa dengan Gunakan Slowcooker

Dimasak Biasa
Ya Moms, memasak MPASI bayi menggunakan panci di atas kompor memang sudah biasa dilakukan. Anda juga bisa lebih banyak berkreasi untuk menambahkan berbagai jenis bumbu jika takarannya belum tepat. Tak hanya itu, waktu yang diperlukan untuk memasak juga tergolong cukup singkat, sehingga dapat menghemat waktu.
Tetapi, Anda tidak boleh meninggalkan makanan di atas kompor menyala. Selain membuat gosong, makanan juga bisa kematangan dan berpotensi mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya.
Ilustrasi MPASI kaldu ayam. Foto: Shutterstock/SEAGULL_L
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi MPASI kaldu ayam. Foto: Shutterstock/SEAGULL_L
Slow Cooker
Jika waktu Anda terbatas, memasak menggunakan slow cooker bisa menjadi solusi yang baik. Sebab, Anda tak perlu menghabiskan waktu berlama-lama di dapur untuk mempersiapkan dan memasak makanan si kecil. Selain itu, penggunaan slow cooker memang lebih praktis dan tidak merepotkan karena Anda tak perlu menunggu masakan tersebut sampai matang.
ADVERTISEMENT
Namun, memasak dengan slow cooker membutuhkan waktu cukup lama, yakni sekitar 5-8 jam. Sehingga, Anda perlu mempersiapkan bahan masakan beberapa jam sebelum waktu makan bayi. Atau, Anda bisa memasaknya di malam hari bila digunakan sebagai makan pagi atau makan siang.
Jangan khawatir, fitur warm kini tersedia di berbagai merek slow cooker agar membuat makanan bayi tetap hangat. Kandungan gizi yang terdapat di dalamnya juga tak akan hilang, bahkan makanan akan menjadi lebih empuk dibanding dimasak biasa.
Jadi, Anda tak perlu harus membandingkan dan menganggap salah satunya paling tepat digunakan. Sebab, semua pilihan ada di tangan masing-masing ibu. Sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari, ya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020