kumparan
search-gray
Mom13 April 2018 14:04

Hasil Riset: Orang Tua yang Bekerja Bisa Membuat Anak Lebih Bahagia

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi anak bahagia
Ilustrasi anak bahagia (Foto: Freepik.com)
Anak yang tumbuh sehat dan bahagia adalah harapan orang tua. Tidak hanya sehat fisik, tapi juga mentalnya. Anda mungkin memiliki cara ampuh tersendiri untuk membuat anak bisa bahagia, misalnya: membelikan hadiah, memasak makanan kesukaanya, memberikan pujian, dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
Namun menurut sebuah penelitian, ada lima hal yang kerapkali dianggap sepele, tapi justru bisa membuat anak bahagia lho, Moms. Dilansir kumparanMOM (kumparan.com) dari Huffington Post, berikut penjelasannya:
Orang Tua yang Bekerja
Ibu yang sedang bekerja
Ibu bisa bekerja di perusahaan berbasis online. (Foto: Thinkstock)
Anda mungkin kaget. Ya, orang tua yang bekerja. Tidak hanya bahagia, anak yang memiliki orang tua yang bekerja juga berpeluang tumbuh dengan otak yang cerdas. Bukannya tanpa alasan, pasalnya anak akan melihat perilaku orang tuanya yang disiplin dan bekerja keras dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Harvard Business School meneliti 50.000 orang dewasa yang memiliki anak dari 25 negara. Dari hasil penelitian tersebut, dinyatakan bahwa orang tua yang bekerja dan memiliki anak perempuan, telah direkrut oleh perusahaan ternama di setiap negaranya.
ADVERTISEMENT
Maka dari itu, jangan lagi merasa bersalah dengan anak karena Anda sudah memutuskan menjadi orang tua yang bekerja ya, Moms! Sebab, pekerjaan ganda sebagai ibu dan wanita bekerja, memang tidak mudah. Tapi yakinlah, Anda bisa menjalaninya.
Menidurkan Anak Secara Tepat Waktu
Ilustrasi Anak Tidur
Ilustrasi Anak Tidur (Foto: Thinkstock)
Menurut penelitian, anak yang selalu tidur tepat waktu sangat bermanfaat untuk perkembangan fisik, emosi dan kognitifnya. Saat anak memiliki jam tidur yang kurang, konsentrasi mereka di pagi hari akan terganggu, tak heran ia akan rewel seharian hingga mencetus masalah pada proses belajar-mengajarnya di sekolah.
Tidak hanya konsentrasi, tapi masalah kesehatan lainnya secara perlahan akan muncul, maka tak heran si kecil jadi gampang sakit. Setiap malamnya, jangan lupa antar si kecil tidur, Moms. Ini juga bisa dijadikan momen bonding Anda dengan anak, misalnya sambil membacakan cerita.
ADVERTISEMENT
Tidak Melulu Menggunakan Gadget
Ibu asyik main gadget (cover)
Ibu asyik main gadget (Foto: Thinkstock)
Penelitian yang dilakukan oleh McDaniel dari Chicago Tribune mengungkap, orang tua yang terus-menerus berpaku pada gadget dapat mencetus anak berprilaku agresif, cengeng dan manja.
Ini dikarenakan mereka tidak mendapat perhatian penuh oleh Anda, sehingga mereka bertindak manja dan cengeng untuk mendapatkan perhatian. Bahkan mungkin tidak hanya merengek pada Anda saja, tapi terbawa terus di sekolah maupun lingkungan sekitar.
Bernyanyi Untuk Anak
Anda tidak bisa menyanyi? Tidak masalah! Tidak perlu menunggu sampai suara Anda bagus dulu, untuk bisa membahagiakan anak.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Montreal menunjukan, bernyanyi untuk anak bisa membuat bayi Anda merasa lebih tenang. Studi lain yang dilakukan oleh psikiater di Stanford University School of Medicine menemukan, bahwa mendengar suara ibu mereka memicu respons prososial pada anak.
ADVERTISEMENT
Olahraga Bersama Anak
Olahraga Sejak Dini untuk Tumbuh Kembang Anak
Olahraga Sejak Dini untuk Tumbuh Kembang Anak (Foto: Thinkstock)
Salah satu kunci mendapatkan tubuh yang sehat adalah dengan berolahraga. Tidak sampai di situ, hal ini juga berlaku bahwa olahraga juga bisa memperbaiki suasana hati yang buruk dan memberikan efek bahagia.
Ibu yang aktif biasanya juga memiliki anak yang aktif. Pergilah untuk lari bersama di pagi atau sore hari ini. Kalau terlalu lelah untuk berlari, bisa juga dengan berjalan kaki santai saja.
Jika Anda sibuk dengan pekerjaan di kantor, carilah waktu di akhir pekan untuk berolahraga bersama. Tubuh yang aktif dan sehat, terbukti membawa dampak positif bagi kehidupan sehari-hari anak, Moms. Dari aktivitas olahraga itu sendiri, tubuh meningkatkan hormon endorfin, atau yang dikenal juga dengan hormon kebahagiaan.
ADVERTISEMENT
Selamat bersenang-senang dengan anak!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white