Kumparan Logo

IDAI Ingatkan Bahaya Nitrogen Cair pada Ciki Ngebul: Bisa Sebabkan Kematian

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ciki ngebul. Foto: Hengky Pagipho/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciki ngebul. Foto: Hengky Pagipho/Shutterstock

Belum lama ini, jajanan ciki ngebul kerap menjadi sorotan warganet, terutama dari kalangan orang tua. Hal itu dilatarbelakangi oleh kasus keracunan yang dialami oleh 28 anak di Jawa Barat. Bahkan, satu di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami peradangan dinding usus.

Ya Moms, ciki ngebul atau biasa juga disebut cikibul merupakan jajanan yang terdiri dari bola-bola warna-warni dan ditambahkan nitrogen cair untuk memberikan efek asap saat memakannya. Tampilannya yang menggiurkan tersebut kerap membuat anak tertarik untuk mencobanya.

Sayangnya, nitrogen cair yang ditambahkan dalam ciki ngebul bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan bahkan kematian.

Bahaya Nitrogen Cair di Ciki Ngebul

Ilustrasi ciki ngebul. Foto: Eko Setyawan/Shutterstock

Dalam Instagram resminya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan seputar bahaya nitrogen cair pada kesehatan anak. Zat tersebut berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jika terhirup dan berkontak langsung dengan kulit. Saat terhirup, nitrogen cair yang menguap menjadi gas dapat menimbulkan sesak napas. Sementara jika terkena kulit secara langsung, nitrogen cair dapat menimbulkan luka karena suhu rendahnya yang ekstrem.

Selain itu, nitrogen cair juga dapat menjadi media penyebaran kuman. Sifatnya yang dingin dan beku membuat bakteri, jamur, dan virus mudah bertahan hidup di dalamnya. Hal itu dapat menimbulkan masalah kesehatan jika nitrogen cair dikonsumsi langsung.

kumparan post embed

Tak hanya itu, ada beberapa risiko jika nitrogen cair tertelan. Zat tersebut dapat membuat sakit perut, muntah, hingga pembekuan jaringan tubuh. Nitrogen cair juga dapat menyebabkan robekan dan kerusakan jaringan saluran cerna, seperti mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, dan usus besar.

Nitrogen cair juga bisa menyebabkan frostbite. Frostbite adalah kondisi di mana kulit dan jaringan di bawahnya mati akibat suhu ekstrem yang sangat dingin. Pada kondisi tertentu, frostbite dapat menyebabkan sufokasi (kondisi kekurangan oksigen) dengan cepat, sehingga terjadi penurunan kesadaran, hingga kematian.

Cara Menghindari Risiko Bahaya Penggunaan Nitrogen Cair

Ilustrasi ciki ngebul. Foto: Elizaveta Galitckaia/Shutterstock

Nah Moms, Food and Drug Administration (FDA) memberikan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari risiko bahaya penggunaan nitrogen cair. Beberapa di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Pekerja di bidang jasa penyedia makanan harus menjalani pelatihan untuk penerimaan, penyimpanan, dan penanganan nitrogen cair yang tepat jika zat tersebut ditambahkan pada makanan dan minuman,

  2. Jangan menyentuh nitrogen cair secara langsung,

  3. Hindari penambahan nitrogen cair pada makanan dan minuman sebelum dikonsumsi. Namun, jika ditambahkan, pastikan zat tersebut sudah menguap sepenuhnya sebelum makanan dan minuman tersebut dikonsumsi,

  4. Gunakan nitrogen cair yang aman untuk dikonsumsi (food grade),

  5. Untuk makanan yang diberi nitrogen cair, letakkan di wadah yang aman agar zat tersebut tidak berkontak langsung dengan kulit,

  6. Bagi penjual makanan, berikan instruksi yang jelas pada konsumen yang membeli makanan atau minuman dengan nitrogen cair.

instagram embed