Kumparan Logo

Ide Topik Obrolan untuk Tingkatkan Bonding dengan Balita

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak balita menari atau berjoget. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak balita menari atau berjoget. Foto: Shutter Stock

Salah satu cara meningkatkan bonding antara orang tua dan balita adalah dengan sering mengajaknya mengobrol. Apalagi jika anak sudah mulai lancar berbicara.

Agar si kecil terampil berbicara dan kosakatanya semakin banyak, usahakan untuk lebih sering mengajaknya mengobrol, Moms. Berbeda dengan bayi, balita sudah bisa menjawab perkataan Anda, meski kalimatnya pendek-pendek dan tak lengkap. Diskusi dengan si kecil pun tak lagi hanya sepihak.

Bagi kebanyakan ibu, mengobrol dengan balita tidak pernah terasa sulit. Namun sebagian ibu lainnya mungkin bisa kehabisan ide bagaimana mengobrol dengan balita. Nah agar tak bingung lagi, berikut kumparanMOM rangkum ide topik untuk mengobrol dengan balita agar mereka lebih tertarik merespons.

Ide Obrolan dengan Balita

1. Makanan

Ilustrasi balita makan kerupuk. Foto: ziggy_mars/Shutterstock

Obrolan tentang makanan dengan balita bisa sangat menarik, Moms. Bagi balita, makanan memegang peran besar dalam hidupnya, karena ia sudah mengungkapkan pendapat tentang makanan ia lahap.

Anda bisa bertanya, apa makanan favoritnya untuk sarapan? Camilan apa yang paling kamu suka? Lebih enak dicampur susu atau tidak? Lebih suka makanan manis atau asin?

2. Aktivitasnya

Bila balita sudah punya kegiatan di luar rumah, misalnya di PAUD, daycare, atau rumah nenek, Anda bisa menanyakan soal aktivitasnya di sana. Anda bisa menanyakan pertanyaan yang merangsang si kecil untuk cerita banyak, contohnya: Apa saja yang kamu lakukan di sana? Bagian apa yang menyenangkan? Apakah kamu membantu temanmu atau nenek hari ini? Apa saja yang kamu makan hari ini?

3. Menirukan Suara

Ilustrasi ibu mengobrol dengan balita Foto: Shutterstock

Anda bisa main tebak-tebakan suara dengan balita. Pasti topik ini membuat si kecil tertawa senang. Misalnya bila baru saja mengajaknya ke kebun binatang, tanyakan seperti apa suara singa? Seperti apa suara beruang? Suara apa yang paling kamu suka?

4. Perasaan

Penting untuk membiasakan balita membicarakan perasaannya secara terbuka. Hal ini akan membantunya memahami perasaannya alih-alih menyangkalnya. Anda bisa bertanya, apa yang membuat kamu senang? Apa yang membuat kamu sedih? Ada enggak sih hal yang menakutkan buat kamu?

5. Keluarga

Ilustrasi Ayah dan Anak Perempuan. Foto: Shutter Stock

Topik ini juga mudah membuat balita bicara. Dari keluargalah, anak pertama kali mempelajari cara manusia berinteraksi. Anda bisa menanyakan nama-nama anggota keluarga yang tinggal di rumah, siapa orang paling favorit di keluarga, siapa yang paling tua di rumah? kegiatan apa yang menarik dilakukan bersama keluarga?

6. Teman-temannya

Mulai usia 2-3 tahun, balita sudah bisa aktif bermain dengan teman sebayanya dari PAUD, daycare, atau tetangga. Ia pasti juga punya pandangan tentang teman-temannya. Tak ada salahnya bertanya, siapa teman yang kamu anggap paling baik? Apakah kamu termasuk teman yang baik? Apakah kamu sering membantu temanmu?

7. Menyusun Rencana

Tak ada salahnya melibatkan balita dalam menyusun rencana liburan akhir pekan. Hal ini akan membuatnya merasa punya kendali. Tanyakan, apa yang ingin ia lakukan akhir pekan ini? Kamu ingin pergi melihat apa? Kamu ingin pakai baju apa saat liburan nanti? Enaknya bawa apa saja ya?