Kumparan Logo

Ingin Ajak Anak ke Kantor? Ini yang Perlu Orang Tua Pahami

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yang perlu dipahami orang tua saat mengajak anak ke kantor. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Yang perlu dipahami orang tua saat mengajak anak ke kantor. Foto: Shutterstock

Suatu hari, anak mungkin akan bertanya-tanya seperti apa pekerjaan yang dilakukan orang tuanya di kantor. Apalagi anak memiliki rasa penasaran yang tinggi, sehingga ia pun ingin melihat sosok ayah atau ibunya yang sedang bekerja mencari nafkah.

Ya Moms, hal ini bukan tidak mungkin terjadi pada Anda. Beberapa perusahaan atau tempat kerja sebenarnya kini juga telah mengizinkan karyawannya membawa anak-anak mereka. Tak hanya itu, ternyata ada banyak manfaat yang bisa diperoleh si kecil ketika ikut orang tuanya ke kantor dan melihat seperti apa orang-orang dewasa bekerja.

Dilansir Forbes, menunjukkan kehidupan kerja dapat membantu anak-anak mempelajari berbagai keterampilan penting yang akan membantu mereka menemukan dan bahkan mengejar pekerjaan yang diimpikan. Bila diperbolehkan, ajaklah anak menghadiri diskusi atau pertemuan di kantor. Dari situlah, si kecil akan belajar tentang komunikasi, team work dan bagaimana memecahkan suatu permasalahan.

Ilustrasi Mengajak Anak ke Kantor. Foto: Shutterstock

Selain itu, anak juga bisa belajar bagaimana berperan dan berperilaku dengan orang lain. Ketika datang ke tempat kerja, anak bakal melihat cara kerja yang berbeda-beda oleh rekan-rekan kantor Anda. Misalnya, bagaimana seorang resepsionis menyapa tamu yang datang, rekan kerja menyambut klien yang datang, atau presentasi di depan atasan. Hingga pada suatu saat anak sudah dewasa lalu bergabung ke perusahaan atau membuka bisnis, ia mungkin akan melakukan apa yang ia saksikan saat masih kecil.

Yang Perlu Dipahami Orang Tua Sebelum Ajak Anak ke Kantor

Jika kantor memiliki kebijakan memperbolehkan untuk membawa anak-anak, ada beberapa hal yang perlu dipahami agar tidak mengganggu produktivitas kerja.

1. Beri Tahu Atasan

Mengutip What to Expect, hindari membawa anak ke tempat kerja tanpa pemberitahuan lebih dulu. Jelaskan alasan mengapa Anda berniat membawa si kecil ke kantor. Mungkin saja, atasan ikut bersemangat dengan kehadiran anak-anak. Tapi, ada juga yang tidak senang. Sehingga, perlu pertimbangan matang-matang sebelum membawanya ke kantor.

2. Jangan Terlalu Lama

Anda tidak perlu membawanya mengikuti jam kerja di kantor. Selain mungkin anak akan bosan, bukan tidak mungkin ia justru mengganggu rekan-rekan kerja yang lain. Pilihlah hari dan jam yang tepat untuk membawa anak, misalnya satu jam terakhir kerja pada hari Jumat.

Ilustrasi Mengajak Anak ke Kantor. Foto: Shutterstock

3. Bawa Hiburan yang Tidak Berisik

Meskipun dia senang menemani ayah atau ibunya di kantor, bukan tak mungkin ia akan menjadi bosan. Untuk mengatasinya, Anda bisa membawakannya hiburan yang tidak menimbulkan berisik. Seperti buku, kerajinan tangan hingga alat menggambar dan mewarnai. Atau ketika ia pulang sekolah, mintalah untuk mengerjakan PR yang diberikan guru.

4. Jangan Meminta Rekan Kerja Ikut Mengasuh

Mungkin ada beberapa rekan kerja yang senang dan ikut bermain dengan si kecil, tapi jangan berharap ia akan mengasuhnya selama seharian. Jika kantor memiliki fasilitas daycare, ada baiknya titipkan di sana sampai jam kerja habis. Dan agar tidak mengganggu produktivitas, Anda sebaiknya tidak sering-sering membawanya. Misalnya, 1-2 bulan sekali dan tentunya atas seizin atasan ya, Moms.