Ingin Membelikan Si Kecil Mukena seperti Anak Rachel Vennya? Ini Tips Memilihnya

Mengajarkan anak salat dapat Anda lakukan sejak dini. Meski begitu, tak semua anak --terutama balita dapat dengan mudah alias mau melakukannya, Moms. Untuk itu sebagai orang tua, Anda perlu mencari cara agar si kecil semangat belajar salat. Mungkin saja, Anda bisa menyiapkan perlengkapan salat seperti yang dilakukan selebgram sekaligus ibu dari dua anak Rachel Vennya.
Seperti diketahui, Rachel memiliki satu anak perempuan bernama Aurorae Chava Al-Hakim. Dalam unggahannya belum lama ini, Rachel membagikan foto si kecil yang berusia 1 tahun 7 bulan itu mengenakan mukena. Dengan balutan mukena yang pas dan simpel, Chava tampak sangat menggemaskan!
"Kebanggaanku," tulis Rachel Vennya.
Namun, jika kita bicara soal anak belajar salat, memang sebagai orang tua Anda perlu menyiapkan berbagai perlengkapan untuk memotivasi si kecil dalam menjalankan ibadahnya itu, Moms. Bila Anda memiliki anak perempuan seperti Rachel Vennya, memilih mukena yang tepat pun perlu dilakukan.
Ya, jangan sampai Anda salah pilih mukena untuk si kecil. Sebab, motif yang lucu atau model yang kekinian saja sepertinya tidak cukup. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih mukena untuk balita.
Tips Memilih Mukena untuk Anak Balita
1. Ukuran yang Pas
Mukena yang terlalu besar atau kecil jelas tidak nyaman untuk anak. Jadi, ini jangan Anda sepelekan ya, Moms. Untuk itu, Anda perlu memilih mukena yang pas dengan ukuran badan dan usia anak.
Atasan yang terlalu besar sendiri bisa menghalangi pandangan si kecil. Sementara, bawahan yang kebesaran atau terlalu panjang juga bisa membuat anak terjungkal atau tersungkur saat mengenakannya.
Jika Anda sulit menemukan penjual mukena kecil untuk anak balita Anda, tak ada salahnya untuk menjahitnya, Moms. Mintalah penjahit langganan Anda mengecilkan dengan menjahit sementara. Bila nanti anak bertambah besar, jahitan bisa dibuka kembali.
2. Karet Pinggang dan Kepala
Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa karet pinggang dan kepala mukena cukup fleksibel ditarik dan tidak terlalu kencang menekan. Sebaliknya, jangan pula karetnya terlalu kendor yang bisa mengakibatkan mukena melorot atau mudah terlepas. Apalagi, anak usia balita cenderung aktif bergerak.
Perhatikan juga bagian lingkar wajah anak pas. Namun, jika ternyata kelebihan besar, maka Anda perlu menjahit sementara atau menambahkan kancing untuk menyematkannya. Hindari mengecilkan dengan peniti karena dikhawatirkan dapat menusuk leher anak.
3. Bahan yang Lembut dan Adem
Pilihlah bahan mukena yang lembut dan adem untuk dipakai anak. Anda bisa memilih katun dengan kualitas yang baik. Sebab, mukena dengan bahan yang tidak lembut misalnya, dapat membuat si kecil mungkin merasa gerah dan tidak nyaman. Sehingga, ia merasa pengalaman beribadahnya tidak menyenangkan.
4. Praktis
Pastikan mukena anak praktis untuk dibawa. Selain tidak terlalu tebal atau berat, Anda bisa memilih mukena yang memiliki kantung atau tas khusus. Biasanya beberapa penjual mukena anak membuat tas tersebut juga bisa digunakan sebagai sajadah si kecil, Moms. Sehingga, lebih praktis bukan?
