Kumparan Logo

Istilah Menyusui: Bingput, Apa Artinya?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi tidak mau menyusu karena bingput. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bayi tidak mau menyusu karena bingput. Foto: Shutterstock

Ada banyak istilah menyusui yang mungkin sudah pernah Anda dengar. Bila ini adalah pengalaman pertama Anda menyusui, biasanya ada beberapa istilah yang belum familiar.

Ya Moms, mengetahui berbagai istilah dalam menyusui akan membantu melancarkan proses pemberian ASI pada bayi. Salah satunya adalah bingput. Sudah tahu artinya, Moms?

Istilah Bingput dalam Menyusui

Ilustrasi bayi saat menyusu. Foto: Shutterstock

Bingput adalah singkatan dari bingung puting. Istilah bingung puting atau nipple confusion sering digunakan pada bayi yang menolak menyusu langsung dari payudara ibu. Banyak yang beranggapan bahwa bayi mengalami bingput karena tidak bisa lagi membedakan antara dot dan puting ibu.

Namun, pakar laktasi asal Kanada, dr. Jack Newman FRCPC, mengatakan bahwa bayi sebenarnya tidak ‘bingung.’ Seperti dikutip dari laman Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), bayi tahu apa yang diinginkannya. Tapi saat ia mendapatkan aliran yang lambat dari payudara dan kemudian mendapatkan aliran lebih cepat dari dot, maka mungkin ia akan memilih yang lebih mudah untuknya yaitu dot.

Sari Kailaku, Konselor Menyusui dan Ketua Divisi Riset AIMI Pusat juga menyebutkan bahwa bayi yang bingung puting tidak selalu ditandai dengan penolakan payudara. Bayi yang sudah ‘lupa’ atau ‘bingung’ bisa saja tetap mau menempelkan mulutnya ke payudara ibu. Namun, pola isapnya mungkin sudah berubah, sehingga ia tidak lagi mendapatkan ASI secara optimal. Hal ini kemudian mengakibatkan produksi ASI ibu pun menurun.

Ilustrasi bayi menyusu lewat dot. Foto: Shutter Stock

Menurut La Leche League International, ada beberapa hal yang menandakan bayi mengalami bingung puting, seperti berikut ini:

  • Bayi membuka mulut tapi tidak cukup lebar untuk melekat dengan benar pada payudara.

  • Ketika hendak disusui, bayi menggoyangkan kepala, mencari-cari puting dan kelihatan bingung.

  • Bayi menjerit dan atau melengkungkan punggungnya saat akan disusui.

  • Lidah bayi tidak menjulur ke garis gusi bawah tapi justru keangkat.

  • Bayi tampak melekat tapi tidak mengisap dengan benar.