Kumparan Logo

Istilah Menyusui: Mature Milk, Apa Artinya?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Ada beberapa jenis ASI yang keluar dari payudara ibu setelah melahirkan. Salah satunya adalah kolostrum yang diproduksi di awal ibu menyusui atau setelah melahirkan bayi hingga beberapa hari ke depan.

Selanjutnya, ada transitional milk atau ASI transisi yang akan menggantikan kolostrum hingga bayi berusia 2 minggu. Selain itu, ada juga ASI yang disebut mature milk. Sudah pernah dengar sebelumnya, Moms?

Istilah Mature Milk dalam Menyusui

Ilustrasi ASI. Foto: Getty Images

Mengutip Healthy Children, mature milk adalah ASI yang mulai keluar menjelang akhir minggu kedua setelah kelahiran bayi hingga akhir masa menyusui. Mature milk teksturnya lebih encer daripada ASI transisi dan terkadang terlihat seperti susu skim saat pertama kali keluar.

American Pregnancy Association menjelaskan, mature milk terdiri dari 90 persen air yang diperlukan untuk menjaga bayi tetap terhidrasi. Sementara 10 persen lainnya merupakan karbohidrat, protein, dan lemak yang diperlukan untuk pertumbuhan dan energi bayi.

Mature milk terdiri dari foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI depan yang keluar di awal sesi menyusui dengan tekstur lebih cair serta mengandung vitamin, dan protein yang baik untuk bayi. Foremilk sering kali disebut sebagai 'minuman' di dalam ASI.

Sementara hindmilk merupakan ASI belakang yang keluar ketika sesi menyusui hampir selesai. Hindmilk bertekstur lebih kental dan berwarna kekuningan karena mengandung lebih banyak lemak. Hindmilk juga sering disebut sebagai 'makanan' di dalam ASI karena membuat bayi lebih kenyang setelah menyusu.