Kumparan Logo

Istilah MPASI: Naik Tekstur, Apa Maksudnya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Istilah MPASI: Naik Tekstur, Apa Maksudnya? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Istilah MPASI: Naik Tekstur, Apa Maksudnya? Foto: Shutterstock

Bayi yang sudah berusia enam bulan, harus mulai mendapat makanan pendamping ASI atau MPASI. Sebab di usia ini, ASI saja sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

MPASI bayi harus disiapkan dengan cermat. Antara lain dengan menggunakan bahan-bahan bergizi, dan disesuiakan teksturnya dengan usia si kecil.

Ya Moms, seiring dengan bertambahknya usia bayi, MPASI yang diberikan harus naik tekstur! Apa maksudnya?

Yang Perlu Dipahami Soal Naik Tekstur MPASI

Istilah MPASI: Naik Tekstur, Apa Maksudnya? Foto: Shutter Stock

Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), makanan lumat dengan konsistensi halus adalah jenis yang tepat untuk periode awal pemberian MPASI. Bisa juga berikan makanan saring yang encer di tahap perkenalan, dan kemudian dikentalkan secara bertahap.

Kemudian, tekstur makanan dinaikkan secara bertahap. Setelah bubur saring, dapat dinaikkan menjadi bubur kasar tidak disaring, finger food, makanan lunak dengan lauk cincang, dan terakhir makanan keluarga. Ini lah yang dimaksud dengan naik tekstur MPASI.

Lalu usia berapa saja bayi perlu naik tekstur?

Panduan Naik Tekstur MPASI Sesuai Usia Bayi

Panduan Naik Tekstur MPASI Sesuai Usia Bayi Foto: Shutterstock
  • Bayi 6 bulan: Mulai MPASI dengan makanan yang dihaluskan sehingga menjadi bubur kental (puree).

  • Bayi 6 bulan - 9 bulan: Berikan MPASI dengan bubur kental (puree) atau makanan yang dilumatkan hingga halus (mashed).

  • Bayi 9 bulan - 12 bulan: Berikan makanan yang dicincang halus (minced), dicincang kasar (chopped), atau makanan yang dapat dipegang (finger food).

  • Bayi 12 bulan - 24 bulan: Berikan makanan keluarga yang dihaluskan atau dicincang seperlunya.