Kumparan Logo

Jadwal Imunisasi BIAS 2026: Ada Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah siswa menunggu giliran untuk disuntik vaksin saat kegiatan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) di SDS Santa Maria, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/10/2022). Foto: Makna Zaezar/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah siswa menunggu giliran untuk disuntik vaksin saat kegiatan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) di SDS Santa Maria, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/10/2022). Foto: Makna Zaezar/Antara Foto

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali dimulai pada Agustus 2026. Selain pemberian vaksin rutin bagi anak SD, tahun ini ada hal baru, yakni dimulainya pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk anak laki-laki di beberapa daerah sebagai tahap awal sebelum diterapkan secara nasional.

BIAS merupakan program tahunan dari Kementerian Kesehatan RI yang memberikan imunisasi lanjutan kepada anak usia sekolah dasar atau sederajat. Tujuannya untuk memperkuat kekebalan tubuh anak agar tetap terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan, Indri Yogyaswari, mengatakan BIAS rutin dilaksanakan setiap Agustus dan November. Program ini tidak hanya menyasar anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, tetapi juga memberikan dosis penguat agar perlindungan tubuh tetap optimal.

"Setiap tahun kami ada program Bulan Imunisasi Anak Sekolah, di bulan Agustus dan November untuk meningkatkan kekebalan, terutama karena masih ada anak yang lolos belum dapat imunisasi lengkap, serta sebagai penguat," ujar Indri.

Anak Laki-laki Mulai Mendapat Vaksin HPV

Petugas kesehatan dari Puskesmas Kampus Palembang menyuntikkan vaksin difteri dan tetanus kepada siswa saat kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 21 Palembang, Sumatera Selatan, Senin (21/11/2022). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Jika sebelumnya vaksin HPV hanya diberikan kepada anak perempuan, mulai Agustus 2026 vaksin ini juga mulai diberikan kepada anak laki-laki kelas 5 SD. Namun, pelaksanaannya masih dilakukan sebagai tahap introduksi di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bali.

Kementerian Kesehatan menargetkan program ini diperluas secara bertahap hingga berlaku secara nasional pada 2029. Perluasan dilakukan mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Komite Nasional Imunisasi, yaitu setelah cakupan vaksin HPV pada anak perempuan di suatu wilayah telah mencapai 90 persen.

Jadwal Vaksin BIAS 2026

Petugas menyuntikkan vaksin campak rubella kepada seorang anak dalam Bulan Imuniasi Anak Nasional (BIAN) di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) III Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Berikut jadwal imunisasi yang akan diberikan melalui BIAS:

  • Kelas 1 SD (usia sekitar 7 tahun): vaksin Campak Rubella (MR) pada Agustus dan vaksin Difteri Tetanus (DT) pada November.

  • Kelas 2 SD (usia sekitar 8 tahun): vaksin Tetanus Difteri (Td) pada November.

  • Kelas 5 SD (usia sekitar 11 tahun): vaksin HPV pada Agustus dan vaksin Td pada November.

  • Kelas 6 SD (usia sekitar 12 tahun): vaksin HPV pada Agustus.

Manfaat Setiap Vaksin dalam Program BIAS

Masing-masing vaksin memiliki manfaat yang berbeda untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya.

  • Campak Rubella (MR): mencegah campak yang dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti radang paru, radang otak, kebutaan, hingga kematian.

  • Difteri Tetanus (DT): melindungi anak dari penyakit difteri dan tetanus.

  • Tetanus Difteri (Td): menjadi vaksin penguat agar perlindungan terhadap tetanus dan difteri tetap optimal.

  • Human Papillomavirus (HPV): melindungi anak dari infeksi HPV yang dapat menyebabkan berbagai jenis kanker serta membantu mengurangi penularan virus.