Kumparan Logo

Jangan Disepelekan, Sariawan pada Anak Harus Segera Ditangani

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak sariawan Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sariawan Foto: Thinkstock

Sariawan merupakan satu penyakit rongga mulut yang sering diderita banyak orang, bahkan pada bayi dan anak-anak. Adanya sariawan sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman, bisa mengganggu aktivitas dan keceriaan hati anak.

Bahkan, jika tidak ditangani segera dan bertambah banyak, sariawan bisa menyebabkan anak kehilangan berat badan yang berujung pada penurunan berat badan, Moms.

Sariawan memang bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi, membutuhkan waktu lama, hingga 1-2 minggu bergantung pada luka yang terbentuk.

Namun, masa penyembuhannya bisa lebih lama. Jika awalnya hanya disebabkan luka trauma (tergigit atau tergesek), kemudian bisa memicu iritasi dan peradangan akibat tidak ditangani dengan segera.

Bila saat ini si kecil sedang sariawan, penting melakukan penanganan lebih awal agar sariawan bisa cepat sembuh.

6 Cara Mengobati Sariawan Anak

Pertama, bantu dan ajak anak untuk minum air putih dalam jumlah yang sedikit, tapi sesering mungkin. Ini dilakukan agar rongga mulut si kecil selalu basah sehingga bisa mempercepat penyembuhan luka sariawan. Jangan lupa untuk selalu berikan anak makanan yang sehat seperti sayur dan buah-buahan yang kaya vitamin C, vitamin B, asam folat, dan zat besi.

Selain itu, Anda bisa berikan anak es batu untuk mengompres sariawan, lho Moms. Sebab, es batu bisa membuat area luka sariawan mati rasa. Es batu bisa diganti dengan es krim atau minuman dingin.

Ilustrasi sariawan pada anak. Foto: Victoria 1/Shutterstock

Untuk sementara, hentikan penggunaan botol minum agar terhindar dari gesekan. Anda bisa ajak si kecil minum menggunakan sendok atau sedotan agar anak bisa minum secara perlahan.

Ada pula opsi berkumur dengan larutan garam. Campurkan 1 sendok teh garam dengan secangkir air hangat. Dapat juga menggunakan kapas yang dicelupkan larutan garam ini dan ditempel pada luka sariawan. Cara ini dapat menimbulkan trauma pada anak. Jadi hati-hati saat melakukannya ya, Moms.

Anda juga bisa ajak anak untuk berkumur dengan larutan baking soda. Takarannya kira-kira 1 sendok teh baking soda dan setengah cangkir air hangat. Ingatkan anak agar hati-hati dan tidak menelan airnya.

Beberapa cara tersebut merupakan cara alami yang dapat dilakukan. Namun beberapa di antaranya tidak nyaman. Cara-cara ini juga lebih sulit dilakukan karena bayi dan anak lebih sensitif terhadap rasa tidak nyaman dalam masa pengobatan, Moms.

Aloclair Plus: Pengobatan Sariawan Anak yang Nyaman dan Aman

Moms, Anda bisa mencoba alternatif pengobatan sariawan rekomendasi dari ahli kesehatan profesional yang aman dan nyaman untuk si kecil yaitu Aloclair Plus.

Aloclair Plus merupakan pilihan aman untuk mengatasi sariawan pada bayi dan anak karena terbuat dari bahan alami seperti hyaluronic acid, lidah buaya dan akar manis. Aloclair Plus tidak mengandung alkohol, sehingga aman jika tertelan dan tidak menimbulkan perih selama penggunaan.

Aloclair Plus yang nyaman dan aman untuk atasi sariawan. Foto: dok. Aloclair Plus

Aloclair Plus juga menyediakan 3 pilihan sediaan yaitu gel, mouthwash, dan spray yang mempermudah dalam menjangkau luka sariawan. Ya Moms, sariawan dapat terjadi di seluruh rongga mulut, bahkan area yang sempit.

Anda juga tidak perlu ragu untuk mempercayakan Aloclair Plus karena sudah digunakan di 63 negara sebagai pertolongan pertama pada luka sariawan. Penggunaannya aman dan nyaman mulai dari bayi usia 2 bulan, dewasa, lansia bahkan pasien dengan gangguan fungsi imun dan kanker yang biasanya lebih rentan menderita sariawan.

Aloclair Plus bisa dibeli melalui KalCare, Official Store Sahabat Kesehatan di e-commerce, atau apotek terdekat. Jadi, jangan lupa untuk selalu sedia di rumah ya, Moms!

Tapi, perlu diingat bahwa ada beberapa catatan yang perlu dilakukan agar penyembuhan sariawan lebih cepat.

Pastikan tetap menjaga kebersihan rongga mulut dengan sikat gigi berbulu lembut, hindari pasta gigi yang memicu iritasi (kandungan sodium lauryl sulfate), memberi anak makanan bertekstur lembut, serta menghindari makanan yang memicu sariawan lebih parah (asam, asin, pedas, dan panas).

Jika cara-cara ini tidak mengurangi rasa sakit, sariawan sering kambuh, dan tidak kunjung sembuh, sebaiknya periksakan si kecil ke dokter, ya Moms. Tujuannya agar Anda mengetahui penyebab sariawan anak—yang bisa jadi berasal dari penyakit tertentu, gangguan imunitas.

Untuk informasi selengkapnya terkait masalah sariawan pada anak, jangan lupa cek website www.aloclair.id atau Instagram @aloclair_id, ya.

Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio