Kumparan Logo

Jangan Selalu Tutup Mata saat Persalinan Normal, Ini Alasannya

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil akan melahirkan.  (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil akan melahirkan. (Foto: Shutterstock)

Proses persalinan adalah salah satu hal yang paling mendebarkan dalam hidup seorang ibu. Bukan hanya membayangkan rasa sakit dan mengalaminya sendiri saat hari H nanti, tapi juga termasuk adanya risiko kehilangan nyawanya sendiri.

Memang, rasa sakit saat kontraksi menjadi tantangan yang tak bisa dihindari. Saking sakitnya, rasanya Anda selalu ingin menutup mata. Namun, Moms, ternyata menutup mata saat proses persalinan adalah manajemen rasa sakit yang kurang tepat.

Justru agar Anda tak terlalu fokus pada rasa sakit yang Anda rasakan saat melahirkan, Anda harus membuka mata.

Mengutip laman Mother Raising Baby, menutup mata saat proses persalinan normal membuat persepsi tentang rasa sakit meningkat. Sebab jika Anda menutup mata, otak Anda akan sangat fokus pada rasa sakit itu.

Persalinan. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Persalinan. (Foto: Thinkstock)

Tak hanya itu, menutup mata saat mengejan memberi tekanan dan menjadi penyebab pembuluh darah pada mata pecah. Alih-alih selalu menutup mata, bukalah mata Anda sesekali sambil terus mengatur pernapasan selama proses persalinan.

Anda bisa memfokuskan pandangan ke arah perut, Moms. Jika suami ada di samping Anda, itu sangat bagus! Anda bisa menggenggam tangannya dan menjaga kontak mata dengannya. Dengan begitu, rasa sakit Anda akan sedikit teralihkan.

Anda juga bisa membuka mata sambil membayangkan sesuatu yang menyenangkan agar lebih rileks. Misalnya membayangkan sedang berjemur di pantai. Opsi lain Anda boleh membayangkan bayi Anda sedang perlahan melewati vagina dan berhasil keluar!

Ilustrasi melahirkan bayi. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melahirkan bayi. (Foto: Thinkstock)

Tentu berusaha membuka mata saat menahan sakit itu tak mudah. Oleh karena itu Anda butuh latihan menjelang tanggal persalinan.

Mintalah bantuan suami Anda dalam latihan ini. Berlatihlah mengatur napas sambil saling menatap mata dengan suami. Peringatkan suami untuk tetap membuka mata meski ia tidak tega melihat Anda menahan sakit. Kalian berdua harus kuat!

Jadi sudah paham kan Moms, kenapa membuka mata saat proses persalinan sebenarnya berguna?