Kumparan Logo

Kakak Adik Suka Tidak Akur Seperti Anak Alice Norin? Begini Cara Atasinya

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alice Norin dan anaknya, Alita Foto: Instagram @alicenorin
zoom-in-whitePerbesar
Alice Norin dan anaknya, Alita Foto: Instagram @alicenorin

Orang tua tentu bahagia bila dapat melihat anak-anaknya, sang kakak dan adiknya punya hubungan dekat, kompak, dan akur. Tapi kenyataannya tak semudah yang dibayangkan lho, Moms! Hal inilah yang dirasakan oleh ibu dua anak sekaligus selebriti Alice Norin.

Dalam salah satu video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, ia memperlihatkan anaknya, Alita yang diam membisu seolah sedang ngambek. Sementara, sang adik, Alana, perlahan menghampirinya seperti ingin mengajak kakaknya itu kembali bermain. Gemas!

"DRAMA SEMALAM! Yang bayi belum ngerti, kakak yang besar minta dingertiin. Mommy bingung ngasih taunya, help!!" tulis Alice Norin.

Bahkan, menurut penuturan sang ibu, drama kakak beradik ini sudah bisa menyaingi sinetron. Wah, lucunya.

instagram embed

Terkait masalah yang dialami Alice Norin, apakah Anda juga pernah mengalaminya juga, Moms? Bila ya, tetap tenang dan sabar. Sebab, ini adalah hal yang wajar terjadi pada anak-anak. Terlebih bila usia sang kakak dan adik tidak beda jauh.

Meski begitu, Anda sebenarnya bisa membuat mereka akur alias rukun. Lantas, seperti apa caranya? Berikut kumparanMOM merangkumnya untuk Anda.

Cara Agar Kakak dan Adik Akur di Rumah

1. Berikan Perhatian pada Kakak dan Adik dalam Porsi yang Sama

Alice Norin dan anaknya, Alita Foto: Instagram @alicenorin

Mayo Clinic melansir, memberikan perhatian anak-anak secara sama rata mungkin saja menjadi suatu hal yang mudah Anda jalani, Moms. Entah itu si adik yang masih tak bisa lepas dari Anda, sementara sang kakak juga ingin berada di pangkuan Anda misalnya. Kalau sudah begini, mungkin Anda dapat mencari cara lain agar salah satu dari mereka tak mengalami kecemburuan. Misalnya dengan membelikan jenis mainan yang sama.

Ya Moms, hal ini guna menghindari perselisihan antar dua anak Anda itu. Sebab biasanya, apabila orang tua membelikan mainan yang berbeda pada dua anaknya, salah satu dari mereka ingin memiliki mainan yang dimiliki saudaranya itu. Dari situlah pertengkaran bisa saja terjadi.

Di sisi lain, Anda harus tetap pastikan si kakak dan adiknya tahu bahwa mereka sama pentingnya dalam hidup Anda dan juga mendapatkan porsi kasih sayang yang sama rata dari Anda maupun ayah.

kumparan post embed

2. Hindari Membandingkan

Moms, membanding-bandingkan kemampuan si kakak dan adiknya rupanya dapat membuat salah satu dari mereka merasa terluka dan tidak aman. Maka dari itu, hindari memperdebatkan perbedaan antara anak-anak di depan mereka.

Namun, apabila Anda hendak memuji salah satu anak Anda, jelaskan apa yang membuat Anda mengapresiasinya. Misalnya, karena pencapaian di sekolahnya semakin meningkat, maka tak lupa Anda selipkan nasihat agar ia lebih rajin dalam hal belajar.

3. Terapkan Aturan Dasar

instagram embed

Buatlah aturan dasar untuk menetapkan hal-hal apa saja yang dapat mereka lakukan maupun tidak pada saat sang kakak dan adiknya bertengkar. Misalnya, tidak ada aksi pukul-memukul, mendorong satu sama lain, berteriak, membanting barang, dan sebagainya. Ya Moms, jangan sampai anak-anak Anda saling melempar kata-kata umpatan hingga menjelek-jelekkan satu sama lain. Kalau sudah begini, Anda harus turun tangan untuk menengahi mereka agar berdamai.

4. Mendorong Anak-anak Dapat Menyelesaikan Masalahnya Sendiri

Tak ada salahnya membuat anak agar bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Ya Moms, saat si kakak dan adiknya tengah bertengkar, sebagai orang tua Anda tak harus selalu turun tangan menyudahi konflik tersebut. Mereka harus belajar bertanggung jawab menyelesaikan perbuatan yang telah dilakukannya itu. Tanyakan pada mereka, hal apa yang membuat mereka bertengkar dan saling minta maaf.

5. Luangkan Waktu Bersama

Kerukunan kakak beradik dapat didukung dengan cara memiliki porsi waktu yang sama dengan masing-masing anak. Atau apabila Anda waktu Anda terbatas alias sibuk karena berbagai hal lain seperti pekerjaan, Anda bisa melakukan hal tersebut secara bersamaan. Ya, tak ada salahnya meluangkan waktu tersebut bersama anak-anak Anda. Selain membuat mereka bahagia dan meningkatkan bonding, hal ini juga dapat mereka menjadi lebih rukun dan semakin akur.