Kumparan Logo

Kamus Kehamilan: Aterm, Apa Maksudnya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kamus Kehamilan: Aterm, Apa Maksudnya? Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Kamus Kehamilan: Aterm, Apa Maksudnya? Foto: Shutter Stock

Ada beberapa istilah kehamilan yang perlu dipahami ibu hamil agar dapat lebih siap sekaligus waspada. Termasuk terkait persalinan yang akan ibu hadapi di akhir trimester ketiga.

Salah satu istilah kehamilan yang terkait dengan persalinan adalah istilah 'aterm'. Apa maksudnya?

Istilah Aterm dalam Kehamilan

Ilustrasi kehamilan aterm. Foto: Shutter Stock

Aterm adalah istilah untuk mendefinisikan kehamilan yang berjalan selama 37-40 minggu. Jadi, apabila ibu hamil melahirkan di antara usia kandungan 37-40 minggu maka akan dianggap normal atau cukup bulan. Hal ini dijelaskan oleh dokter kandungan dan kebidanan, Tosin Odunsi, MD., MPH., seperti dikutip dari Very Well Family.

Sementara itu, The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) membagi jenis kehamilan aterm ke dalam beberapa kategori seperti berikut ini.

  • Early-term: kelahiran pada 37-38 minggu kehamilan.

  • Full-term: kelahiran pada 39-40 minggu 6 hari kehamilan.

  • Late-term: kelahiran pada 41 minggu 6 hari kehamilan.

  • Post-term: kelahiran pada 42 minggu kehamilan dan seterusnya.

Oleh karenanya, bayi yang lahir di bawah usia kehamilan 37 minggu disebut sebagai bayi prematur. Kondisi kehamilan aterm dinilai sangat penting karena usia kandungan yang matang dapat membantu memastikan organ vital seperti otak, paru-paru, dan hati bayi telah berkembang secara maksimal sebelum dilahirkan.