Kumparan Logo

Kangen Anak saat Ibadah Haji, Meutya Hafid Bawa Barang Si Kecil ke Tanah Suci

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Meutya Hafid melaksanakan ibadah haji. Foto: Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Meutya Hafid melaksanakan ibadah haji. Foto: Pribadi

Menjalani ibadah haji sambil meninggalkan anak tercinta dalam waktu lama memang bukan hal mudah bagi banyak orang tua. Hal itu juga yang dirasakan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama suaminya, Noer Fajrieansyah, saat menunaikan ibadah haji tahun ini.

Di tengah perjalanan spiritual di Tanah Suci, Meutya dan sang suami memilih membawa barang-barang kesayangan putri mereka, Lyora Shaqueena Ansyah. Mulai dari botol minum bertema Frozen, tas kecil milik anaknya, hingga mainan favorit Lyora ikut dibawa sebagai pengobat rindu selama beribadah. Sebab, ini adalah kali pertama Meutya dan Fajrie meninggalkan Lyora dalam waktu yang cukup lama.

Cara Meutya Hafid Dapat Respons Hangat dari Warganet

Meeutya Hafid melaksanakan ibadah haji. Foto: Pribadi.

Momen sederhana tersebut ternyata mendapat respons hangat dari warganet. Banyak orang tua merasa relate dengan cara Meutya itu. Selain menjadi pengingat, barang-barang itu juga menjadi simbol bahwa setiap doa dan langkah ibadah tetap membawa nama sang buah hati.

“Ini pertama kalinya ninggalin Lyora untuk waktu yang cukup lama, jujur sedih rasanya. Tapi perjalanan ibadah ini perintah agama, panggilan dari Allah SWT yang kami jawab dengan hati. Supaya tidak terlalu kangen, kami bawa botol minum Frozen-nya, tas kecilnya, dan Lego Elsa kesayangannya. Biar Lyora ‘ikut’ di setiap doa kami di sini. Semoga Allah SWT terima ibadah kami, ampuni dosa-dosa, dan lindungi Lyora serta seluruh keluarga di rumah,” ucap Meutya.

Bagi Meutya dan keluarga, ibadah haji bukan hanya perjalanan mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga perjalanan hati yang selalu terhubung dengan keluarga di rumah.

Meutya Hafid pergi ibadah haji. Foto: Pribadi.

Dalam momen haji ini, Meutya memenuhi undangan khusus dari Kerajaan Arab Saudi mengawal sejumlah pemimpin redaksi dan jurnalis senior dari berbagai negara muslim, termasuk dari Indonesia.

“Kerajaan Arab Saudi memandang peran media sangat strategis dalam menyampaikan informasi haji yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat muslim dunia. Kami berkolaborasi erat dengan Kementerian Komunikasi Saudi untuk memastikan baik jamaah haji, keluarga yang ditinggalkan, maupun masyarakat umum di tanah air mendapatkan informasi yang tepat dan akurat dari tanah suci” tutup Meutya