Kumparan Logo

Kapan Anak Boleh Minum Susu UHT? Ini Panduan Lengkap untuk Orang Tua!

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak minum susu UHT. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak minum susu UHT. Foto: Shutterstock

Susu UHT dikenal sebagai susu yang higienis karena melalui proses pemanasan suhu tinggi untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme. Meski kaya manfaat, penting bagi orang tua untuk memahami kapan anak boleh minum susu UHT agar tidak membahayakan kesehatan si kecil dan tetap mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.

Ya Moms, sebab susu UHT sebaiknya tidak diberikan pada bayi berusia di bawah 1 tahun.

Kenapa Bayi Tidak Boleh Minum Susu UHT?

Bayi yang baru lahir hanya boleh mengonsumsi Air Susu Ibu (ASI) atau susu formula khusus bayi yang telah disesuaikan kandungan nutrisinya, dan itu pun harus atas rekomendasi dokter. Memberikan susu UHT kepada bayi di bawah usia 1 tahun sangat tidak disarankan.

Ilustrasi kemasan susu UHT untuk keluarga. Foto: Shutterstock

Alasannya, sistem pencernaannya belum sempurna. Terlebih, ginjal bayi belum mampu memproses kadar protein dan mineral tinggi yang terkandung dalam susu UHT. Jika dipaksakan, bayi bisa mengalami dehidrasi hingga kekurangan nutrisi penting.

Lalu, Kapan Anak Boleh Minum Susu UHT?

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak baru boleh mulai mengonsumsi susu UHT setelah berusia 1 tahun. Namun, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua:

1. Pastikan anak tidak memiliki alergi terhadap susu (lactose intolerance).

2. Anak tidak dalam risiko obesitas atau masalah metabolisme lainnya.

3. Susu UHT diberikan sebagai pelengkap ASI atau pengganti susu formula, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.

Ilustrasi anak minum susu. Foto: Shutterstock

Porsi dan Jenis Susu UHT yang Tepat untuk Anak

Setelah anak berusia 1 tahun, susu UHT boleh diberikan dalam jumlah yang terbatas sesuai usia. Berdasarkan rekomendasi dari Medical News Today:

-Anak usia 1–2 tahun: maksimal 1,5–2 cangkir (sekitar 350–500 ml) per hari.

-Anak usia di atas 2 tahun: maksimal 2–2,5 cangkir (sekitar 500–600 ml) per hari.

Selain itu, penting juga untuk memilih jenis susu UHT yang tepat. Untuk anak di bawah usia 2 tahun, disarankan memberikan susu full cream karena kandungan lemaknya penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak.

Hindari memberikan susu skim (tanpa lemak) karena kandungan kalorinya terlalu rendah untuk mendukung kebutuhan energi anak yang sedang tumbuh.

kumparan post embed