Kapan Anak Perlu Tes Alergi? Ini Kata Dokter

6 April 2021 17:32
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kapan Anak Perlu Tes Alergi? Ini Kata Dokter Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Kapan Anak Perlu Tes Alergi? Ini Kata Dokter Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Alergi adalah salah satu jenis gangguan dari sistem kekebalan tubuh. Orang tua umumnya kerap menghadapi masalah anak alergi susu sapi dengan gejala ruam kemerahan pada kulit.
ADVERTISEMENT
Tapi sebenarnya, alergi ada banyak jenisnya, Moms. Seperti dermatitis atopik (eksim), urtikaria (biduran/kaligata), asma, hingga rinitis alergi (pilek karena alergi) yang sering membuat orangtua khawatir karena penyakit ini sering berulang terjadi dan dapat menyebabkan komplikasi atau gangguan tumbuh kembang.
Alergen atau pencetus alergi pun bermacam-macam. Karena itu, Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof. DR. Budi Setiabudiawan mengimbau orang tua untuk mengetahui kondisi alergi anak yang sebenarnya.
"Ketahui apa yang menjadi alergennya. Alergen dari sesuatu yang terhirup berasal dari tungau debu rumah, serbuk sari tanaman, serpihan kulit binatang dan jamur. Bulu boneka yang kotor juga bisa memicu anak terkena alergi," tutur professor yang praktik di RS Hasan Sadikin Bandung itu.
ADVERTISEMENT
Bagaimana dengan tes alergi? Bilamana anak perlu menjalani tes untuk mengetahui kondisi alergi yang dialaminya?

Perlu Tidaknya Anak Tes Alergi

Perlu Tidaknya Anak Tes Alergi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Perlu Tidaknya Anak Tes Alergi Foto: Shutterstock
dr. Dina Muktiarti, Sp.A(K) dari Divisi Alergi-Imunologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM menjelaskan pada laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengenai perlu tidaknya anak tes alergi.
Menurut dr.Dina, sebelum memutuskan perlu/tidaknya tes alergi, orangtua perlu mengetahui seluk beluk tes alergi. Penelusuran penyakit alergi dimulai dari proses anamnesis (wawancara dokter ke orangtua pasien atau pasien) mengenai keluhan yang dialami anak, dilanjutkan ke pemeriksaan fisis. Apabila kedua tahap ini disimpulkan bahwa gejala yang dialami anak adalah bagian dari suatu penyakit alergi, maka dapat dipertimbangkan untuk melakukan tes alergi.
Ilustrasi tes alergi pada anak Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tes alergi pada anak Foto: Shutterstock
Orang tua perlu memahami, tes alergi tidak dilakukan pada seluruh kasus penyakit alergi. Tes alergi diperlukan untuk membantu mengetahui faktor pencetus gejala alergi dan bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit alergi.
ADVERTISEMENT
Tes alergi juga tidak perlu dilakukan pada kasus-kasus yang faktor pencetusnya sudah dapat diketahui dari proses tanya jawab awal dan memang jelas terlihat hubungan antara faktor pencetus dengan timbulnya gejala.
Tes alergi dibutuhkan untuk pasien dengan gejala yang dicurigai sebagai penyakit alergi yang berat, persisten, atau berulang tanpa jelas diketahui pencetusnya. Tes alergi juga perlu dilakukan untuk membuktikan gejala itu benar karena alergi atau tidak.
Jadi untuk menentukan perlu tidaknya anak tes alergi, coba lah berdiskusi lebih lanjut dengan dokter yang menangani si kecil ya, Moms. Bila memang diperlukan, dokter juga akan menyarankan metode tes alergi yang tepat untuk anak.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020