Kapan Tanda Kehamilan Muncul Usai Berhubungan Seks?
·waktu baca 3 menit

Tanda-tanda awal kehamilan pada setiap wanita bisa berbeda-beda. Bisa jadi, Anda merasakan tubuh sedang mengalami perubahan sebelum mengetahui tubuh sedang hamil. Tapi, ada juga yang tidak merasakan gejala apa pun.
Ya Moms, terkadang tanda awal kehamilan sulit untuk terdeteksi karena ada yang tidak mengalami gejalanya. Bahkan, terkadang dia tidak menyadari dirinya terlambat menstruasi yang merupakan tanda kehamilan paling signifikan.
Agar lebih paham, yuk pahami kapan sih gejala kehamilan dimulai setelah berhubungan seks!
Kapan Gejala Kehamilan Dimulai?
Memahami tanda-tanda awal kehamilan penting untuk mencegah terjadinya keguguran. Sehingga, biasanya ibu akan lebih waspada untuk mencegah hal-hal yang menyebabkan keguguran terjadi.
American Pregnancy melansir bahwa gejala kehamilan mungkin bisa muncul dalam waktu seminggu setelah berhubungan seks. Saat mulai terjadi pembuahan, beberapa wanita melaporkan mereka tidak mengalami gejala apa pun selama beberapa minggu.
Meski begitu, tidak ada salahnya untuk memahami rata-rata gejala kehamilan itu muncul berdasarkan siklus menstruasi 28 hari. Ini penjelasan yang dikutip dari What To Expect:
Sekitar 14 hari setelah menstruasi terakhir: Konsepsi atau pembuahan. Terjadi pada hari ke-11 hingga 14 terjadinya ovulasi dari siklus menstruasi normal.
17 hari atau lebih setelah menstruasi terakhir: Mulai terjadi sensitivitas terhadap bay, nyeri payudara, kelelahan, dan mungkin terjadi peningkatan suhu basal tubuh
20 hingga 26 hari setelah menstruasi terakhir: Lendir serviks lebih kendal dari biasanya
28 hingga 35 hari setelah menstruasi terakhir: Alami peningkatan frekuensi buang air kecil dan perubahan suasana hati, menyadari telat menstruasi
35 hari atau lebih setelah menstruasi terakhir: Gejala kehamilan lainnya mulai terjadi dan disadari
Tanda-tanda Awal Kehamilan yang Kerap Tidak Disadari
Telat menstruasi, payudara sensitif, mual, sering buang air kecil, atau kelelahan. Mana gejala yang kamu rasakan saat di awal kehamilan? Beberapa kondisi tersebut adalah gejala yang paling umum terjadi.
Namun, ada beberapa tanda awal kehamilan yang sudah terjadi sebelum telat menstruasi disadari, yakni pada sekitar 2-4 minggu setelah pembuahan. Apa saja?
1. Peningkatan Suhu Basal Tubuh
Gejala awal yang satu ini tidak mudah untuk diketahui, karena Anda memerlukan termometer basal tubuh untuk melacaknya. Biasanya, Anda bisa menggunakan termometer ini di pagi hari setelah bangun tidur. Pada wanita yang sedang hamil, suhu basal tubuhnya akan naik sekitar satu derajat. Dan suhu ini akan bertahan selama kehamilan.
2. Sensitif Terhadap Bau
Indera penciuman yang meningkat merupakan gejala awal kehamilan yang membuat bau yang sebelumnya ringan menjadi lebih kuat. Kondisi ini tidak jarang membuat Anda lebih mudah tersinggung, Moms.
3. Bercak Ringan
Ada kemungkinan juga Anda mengalami bercak ringan atau yang disebut juga pendarahan implantasi. Ini terjadi 6-12 hari setelah pembuahan.
Bercak ringan sebelum menstruasi ini sebenarnya menandakan bahwa embrio telah tertanam di dinding rahim. Gejalanya mungkin akan disertai kram seperti menstruasi.
Lantas, apa bedanya bercak yang keluar merupakan tanda implantasi dan bukan menstruasi? Pendarahan implantasi akan mengeluarkan darah berwarna merah muda sedang atau cokelat muda, dan bukan merah darah. Bentuknya juga seperti gumpalan kecil dan berlangsung hanya beberapa jam hingga beberapa hari.
4. Perubahan Lendir Serviks
Coba dicek lagi apakah lendir serviks Anda berubah menjadi lebih kental selama beberapa hari! Bila iya, itu tandanya Anda positif hamil. Namun, seiring bertambah usia kehamilan, maka Anda juga mungkin akan mengalami keputihan, yang disebut leukorea. Keputihannya berbentuk encer dan berwarna putih susu.
Ingat Moms, untuk memperbesar peluang kehamilan, Anda dan suami sebaiknya lebih intens berhubungan intim saat masa subur atau ovulasi. Sebab, pada masa subur, sel telur yang diproduksi sudah matang dan lebih siap dibuahi oleh sperma.
