Kata Ahli soal Waktu yang Tepat Menyusui Bayi saat Puasa
ยทwaktu baca 2 menit

Ibu menyusui memang diberi keringanan untuk boleh tidak berpuasa Ramadhan. Namun, selama ibu dalam kondisi sehat dan produksi ASI lancar, maka boleh-boleh saja bila ibu ingin menyusui.
Biasanya, dokter menyarankan ibu yang masih menyusui eksklusif untuk tidak berpuasa dulu, karena di masa itu ibu bisa menyusui 2-3 jam sekali. Sehingga, yang lebih disarankan berpuasa adalah ibu dengan bayi yang sudah mulai mengonsumsi MPASI.
Nah Moms, agar tidak lemas saat berpuasa, Anda bisa mengatur jadwal menyusui bayi. Yuk, simak penjelasan dokter tentang waktu yang tepat untuk menyusui bayi di bulan puasa.
Kapan Waktu yang Tepat Menyusui Bayi saat Puasa?
Penting bagi para ibu menyusui agar mengatur jadwal menyusui dan MPASI bayinya agar stamina tubuh tetap terjaga selama kurang lebih 14 jam berpuasa. Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), waktu yang tepat untuk menyusui adalah saat pagi hari setelah makan sahur. Setelah itu, bisa dilanjutkan pada sore hari dan setelah ibu berbuka puasa.
"Saat siang, kasih anak makanan pendamping, buah atau biskuit. Setelah buka puasa, beri minum ASI lagi," ucap dr. Attila, dikutip dari laman Antara.
Menurut dokter anak yang praktik di RS Brawijaya Antasari itu, menyusui setelah buka puasa bisa lebih maksimal karena ibu sudah makan dan minum lagi. Sehingga, asupan yang masuk ke tubuh ibu juga lebih banyak.
Meski begitu, dr. Attila mengingatkan ibu menyusui untuk tidak memaksakan diri untuk berpuasa bila kondisi tubuh tidak memungkinkan.
"Kalau ASI benar-benar tidak keluar, jangan puasa dulu. Karena itu tergantung dari kondisi tiap-tiap ibu," tutur dia.
Namun, apabila khawatir si kecil ingin lebih banyak menyusu, apalagi kondisi ibu yang sambil bekerja, maka Anda bisa menyiapkan ASI perah (ASIP), Moms. Pastikan dulu berapa banyak botol atau kantong ASIP yang dibutuhkan bayi dalam sehari. Kemudian perahlah ASI sesuai kebutuhan bayi. Misalnya, dalam 1 hari bayi menghabiskan 300 ml ASI, berarti jadwal memerah bisa dilakukan sebanyak jumlah tersebut, di malam hari saat si kecil tidur.
Jangan takut kuantitas ASI berkurang saat puasa ya, Moms. Jika Anda telah menetapkan jadwal menyusui dan memerah ASI setiap harinya saat berpuasa, maka konsistenlah menjalankan jadwal tersebut sehingga produksi ASI tetap lancar.
