Kumparan Logo

Kegunaan Salep Mata untuk Bayi Baru Lahir

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mata bayi. Foto: Shuttetrstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mata bayi. Foto: Shuttetrstock

Mata menjadi salah satu organ yang sangat penting bagi manusia. Bahkan, bayi sudah mengembangkan fungsi matanya sejak ia berada di dalam kandungan.

Namun, saat lahir bayi, ia tak langsung membuka matanya, melainkan beberapa jam kemudian barulah akan membuka matanya. Saat itulah dokter akan mengetahui apakah ada masalah pada mata bayi yang baru lahir.

Biasanya, bayi baru lahir akan mengalami kondisi mata merah atau berair. Oleh sebab itu, dokter mungkin akan langsung memberikan salep pada area mata si kecil untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah.

kumparan post embed

Dilansir What to Expect, dalam waktu 24 jam setelah bayi lahir, perawat atau dokter akan mengoleskan sedikit salep antibiotik Eritromisin di bawah kelopak matanya. Ini akan membuat penglihatannya kabur untuk sementara, tapi tidak membuat bayi kesakitan atau perih. Salep mata untuk bayi yang baru lahir ini tidak luntur untuk beberapa hari, namun akhirnya hilang dengan sendirinya.

Lantas, apa sebenarnya kegunaan salep mata pada bayi baru lahir? Berikut ini penjelasannya untuk Anda, Moms.

Penjelasan Kegunaan Salep Mata untuk Bayi Baru Lahir

Mata bayi. Foto: Shutterstock

Infeksi mata merupakan salah satu masalah yang kerap menyerang bayi baru lahir. Mengutip laman University of Rochester Medical Center, salep dapat digunakan pada mata bayi yang baru lahir untuk mengobati kemungkinan infeksi setelah kelahiran yang bernama ophthalmia neonatorum. Biasanya setelah lima hari kelahiran, mata bayi yang terinfeksi akan menjadi bengkak dan merah.

Selain itu, bayi baru lahir juga mempunyai kemungkinan untuk terpapar bakteri e.coli yang didapatkan saat melewati vagina ibu. Jika tidak diobati, infeksi pada mata bayi ini dapat menyebabkan masalah serius termasuk kerusakan kornea hingga kebutaan.

Dikutip dari Children’s MD, biasanya bayi baru lahir akan mendapatkan salep antibiotik untuk matanya. Rupanya salep ini dioleskan secara rutin pada mata semua bayi baru lahir untuk mencegah konjungtivitis neonatal yang menyebabkan radang konjungtiva selama empat minggu pertama kehidupan bayi. Konjungtivitis neonatal dapat menyebabkan kebutaan, namun mudah dicegah dengan salep mata antibiotik segera setelah lahir.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis