Kumparan Logo

Kenapa Bayi Baru Lahir Suka Menyusu di Malam Hari?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyusui. Foto: Shutter Stock

Menyusui bayi baru lahir bisa jadi hal yang menantang bagi sebagian ibu. Salah satunya karena ibu biasanya perlu bangun beberapa kali di malam hari untuk menyusui bayi.

Ya Moms, malam hari biasanya jadi waktu kita beristirahat setelah seharian beraktivitas, termasuk mengasuh bayi. Tapi, bagi ibu dengan bayi baru lahir mungkin tidur malamnya akan lebih sering terbangun untuk menyusui si kecil. Dan bila diperhatikan, bayi juga terlihat begitu menikmati momen menyusu di tengah malam. Kenapa begitu, ya?

Kata Dokter soal Alasan Bayi Suka Menyusu di Malam Hari

Menurut Dokter Spesialis Anak sekaligus Konselor Laktasi dr. Fransiska Farah, Sp.A. M.Kes, ada andil hormon prolaktin --hormon untuk meningkatkan produksi ASI-- yang dilepaskan lebih banyak pada malam hari. Ketika bayi sering menyusu di malam hari, maka akan mengalir pesan ke tubuh Anda untuk meningkatkan suplai ASI. Makanya, tidak heran apabila ASI yang keluar pun biasanya lebih banyak.

Ilustrasi pelekatan saat menyusui bayi Foto: Shutterstock

"Benar kalau menyusui malam hari lebih banyak keluar ASI berkat kerja hormon prolaktin. Jadi, kerja menyusui itu bukan kerja will (keinginan) kita semata, tapi ada kerja hormon prolaktin dan oksitosin. Dan memang itu kenapa bayi, terutama newborn, lebih suka menyusu pada malam hari, terutama 1-2 bulan pertamanya," jelas dr. Farah dalam acara Mothercare Soiree di Hotel Novotel Cikini beberapa waktu lalu.

Pada malam hari, bayi baru lahir juga kerap merasa lapar dan membuatnya lebih sering terbangun. Apalagi sebagian besar waktunya dalam sehari masih dihabiskan dengan tidur. Jadi, menyusu di malam hari akan membantu mengisi kembali perutnya yang kelaparan.

Alasan Bayi Perlu Disusui Malam Hari

Meski begitu, Anda mungkin saja bertanya-tanya, seberapa perlu bayi disusui malam hari? Jawabannya, memang perlu, Moms! Bahkan, hal ini sangat disarankan oleh La Leche League International (LLLI) --organisasi nirlaba yang menyelenggarakan advokasi, pendidikan, dan pelatihan terkait menyusui di 89 negara.

menyusui bayi Foto: Shutterstock

Dilansir laman LLLI, menyusui di malam hari sangat disarankan karena dapat menjadi sangat penting untuk membantu membangun persediaan ASI, membangun kedekatan ibu dan bayi, dan memperlancar proses menyusui hingga memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sangat normal bayi baru lahir akan menyusu di malam hari. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa pada minggu-minggu dan bulan-bulan pertama kehidupannya, kebanyakan bayi akan sering menyusu antara jam 9 malam dan jam 3 pagi, di mana mereka dapat mengonsumsi sekitar 20 persen dari total kebutuhan kalori hariannya.

Namun kondisi ini tidak akan berlangsung selamanya, kok! Sebab, semakin bertambah usia, maka frekuensi bayi bangun dari tidur lelapnya untuk menyusu di malam hari akan berkurang.

Tidak hanya bagi bayi, menyusui pada malam hari juga bermanfaat bagi ibu. Salah satunya adalah membantu Anda tidak mengalami pembengkakan payudara, yang dapat menyebabkan saluran ASI tersumbat atau mastitis. Jadi, meskipun Anda merasa lelah dan capek bangun di malam hari untuk menyusui, ingatlah bahwa momen ini sangat bermanfaat bagi Anda dan tumbuh kembang bayi.