Kumparan Logo

Kenapa Bayi Bisa Tersedak ASI?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyebab bayi bisa tersedak ASI. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Penyebab bayi bisa tersedak ASI. Foto: Shutter Stock

Beberapa bayi di bawah usia 6 bulan biasanya rentan tersedak saat sedang minum ASI. Ya Moms, saat tersedak, si kecil biasanya terlihat tergagap-gagap atau batuk.

Mengutip Healthline, tersedak saat menyusu atau minum ASI umumnya terjadi pada bayi di usia 0-4 bulan, di mana fungsi organnya belum mampu bekerja maksimal. Katup di tenggorokannya belum bekerja sempurna mengatur cairan yang masuk, sehingga terkadang saat menelan, ASI masuk ke saluran pernapasan.

Lantas, apa lagi penyebab bayi tersedak ASI?

Penyebab Bayi Tersedak ASI

  1. Posisi Menyusui yang Kurang Tepat

Penyebab bayi tersedak saat menyusu. Foto: Shutter Stock

Salah satu penyebab bayi tersedak ASI adalah posisi yang kurang tepat saat menyusui. Posisi menyusui bayi yang perlu diperhatikan yaitu perut bayi harus bertemu dengan perut Anda. Sementara dagu si kecil menempel pada payudara Anda, Moms.

  1. Aliran ASI yang Terlalu Kencang

Ada kalanya, aliran ASI yang Anda terlalu kencang, hingga membuat bayi kewalahan saat menyusu, Moms. Maka, jangan lalai ketika hal itu terjadi.

Jika bayi tersedak karena aliran ASI yang kencang, sebaiknya Anda perlu memerah atau memompa ASI sebelum menyusui si kecil. Anda bisa menyimpan ASI tersebut untuk diberikan di kemudian hari.

  1. Membaringkan Bayi saat Memberi ASI Perah

bayi minum ASI perah dengan cup feeder Foto: Shutterstock

Jangan berikan ASI perah menggunakan sendok atau cup feeder dalam posisi bayi terbaring telentang ya, Moms. Berikanlah dalam posisi duduk atau seolah bersandar sekitar 45 derajat.

  1. Menyusui Sambil Bercanda

Menyusui dengan terburu-buru atau bercanda berlebihan juga bisa membuat bayi Anda tersedak. Penyebabnya tak lain, katup pada saluran udara si kecil akan terbuka sehingga ASI kemudian masuk ke dalam saluran udara tanpa bisa dikontrol.