kumparan
6 Mei 2019 15:42

Kenapa Ibu Hamil yang Berpuasa Tetap Perlu Olahraga?

Ilustrasi Olahraga
Ilustrasi ibu hamil olahraga selama puasa. Foto: Shutter Stock
Bila merasa mampu, ibu hamil boleh menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Tentu saja asal telah lebih dulu mengantongi izin dari dokter kandungan atau bidan Anda. Ibu hamil yang berpuasa juga boleh bahkan perlu tetap berolahraga. Ya, karena tentu saja olahraga dapat tetap memberi manfaat bagi ibu maupun bayi yang dikandungnya. Nah Moms, apa saja sih, manfaatnya?
ADVERTISEMENT
1. Tubuh sehat dan daya tahan tubuh terjaga
Olahraga membuat tubuh jadi lebih bugar serta menjaga daya tahan tubuh ibu hamil, sekalipun sedang puasa.
2. Meminimalisir selulit dan stretch mark
Bila dilakukan secara rutin, olahraga dapat membantu meminimalisir selulit dan stretch mark yang kerap muncul saat hamil. Karenanya, meskipun sedang puasa, bukannya malah absen olahraga ya, Moms.
Ilustrasi perut ibu hamil tanpa stretch mark
Ilustrasi perut ibu hamil tanpa stretch mark. Foto: Shutterstock
3. Menunjang perkembangan janin
Olahraga membuat sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh menjadi lancar. Untuk itu dapat menunjang janin agar berkembang secara sehat.
4. Menjaga suasana hati tetap baik
Selain menjaga tubuh tetap fit, olahraga juga bisa menjaga suasana hati tetap baik. Sebab, dengan rutin olahraga maka dapat menurunkan hormon kortisol dan epineprin, serta meningkatkan hormon endorfin atau yang biasa disebut hormon bahagia.
ADVERTISEMENT
5. Membantu saat persalinan nanti
Olahraga juga baik dalam melatih persiapan ibu hamil serta menguatkan otot-otot yang diperlukan saat bersalin nantinya. Karena itu, jangan ragu untuk melanjutkan kebiasaan olahraga.
Tapi sekali lagi, sebelum olahraga, konsultasikan ke dokter kandungan Anda dulu terkait jenis-jenis olahraga serta waktu yang disarankan selama Anda puasa ya, Moms! Dan perhatikan kemampuan fisik Anda. Bila karena olahraga Anda merasa sakit, sangat letih, pusing atau muncul keluhan lain, hentikan segera.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan