Kumparan Logo

Kenapa Jadi Sering Sakit Kepala setelah Melahirkan?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan alami migrain atau sakit kepala setelah melahirkan. Foto: polkadot_photo/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan alami migrain atau sakit kepala setelah melahirkan. Foto: polkadot_photo/Shutterstock

Tak hanya saat hamil, masa nifas setelah melahirkan juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi beberapa ibu. Salah satu yang paling umum dialami ibu adalah sakit kepala.

Ya Moms, nyeri kepala dalam enam minggu pertama setelah melahirkan disebut sakit kepala postpartum yang memang umum terjadi pada ibu. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya, namun bisa sangat menghambat aktivitas ibu sehari-hari.

Lantas, apa saja yang bisa jadi penyebab sakit kepala usai persalinan, ya?

Penyebab Sakit Kepala Setelah Melahirkan

Ilustrasi perempuan alami migrain atau sakit kepala. Foto: PBXStudio/Shutterstock

Hormon

Menurut penelitian yang terbit di The Journal of Headache and Pain, tingkat hormon estrogen yang tinggi di dalam tubuh ibu dapat mencegah sakit kepala saat hamil. Namun, kadar estrogen yang menurun setelah melahirkan juga bisa memicu sakit kepala, Moms.

Stres

Periode postpartum bisa menimbulkan stres yang luar biasa pada beberapa ibu. Ini terjadi karena ibu perlu beradaptasi dengan peran barunya sebagai orang tua, hingga kondisi tubuhnya yang belum kembali pulih. Stres dan kekhawatiran ini dapat menyebabkan otot-otot menegang, sehingga menimbulkan sakit kepala.

Kelelahan

Aktivitas merawat bayi baru lahir akan sangat melelahkan bagi ibu, terutama jika mereka belum benar-benar pulih. Biasanya, ibu perlu menyesuaikan jadwal tidur dan makan bayi yang membuatnya harus terjaga di malam hari hingga membuatnya kurang tidur. Nah Moms, hal ini juga bisa memicu sakit kepala di pagi hari.

Tidak mencukupi asupan

Kesibukan merawat bayi membuat ibu sering mengabaikan kondisi kesehatannya dengan melewatkan jam makan, hingga tidak mencukupi kebutuhan cairannya. Padahal, ibu perlu mencukupi asupan nutrisinya untuk mendukung kelancaran ASI dan menambah energinya setiap hari. Kekurangan asupan membuat kadar gula darah rendah dan dehidrasi yang bisa menyebabkan sakit kepala.

Menyusui

Ilustrasi ibu menyusui ketiduran. Foto: Shutterstock

Mengutip Very Well Family, pelepasan hormon oksitosin saat menyusui bisa menjadi penyebab sakit kepala. Rupanya, ibu memang bisa mengalami kondisi yang disebut “sakit kepala laktasi” selama beberapa minggu setelah melahirkan dan itu wajar, Moms. Namun jika kondisi ini bertahan jangka panjang, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter, ya.

Alergi dan sinus

Alergi musiman, pilek, hingga infeksi sinus dapat menyebabkan pembengkakan dan tekanan pada beberapa bagian tubuh termasuk kepala. Kondisi ini juga bisa menimbulkan nyeri kepala yang tidak nyaman.