Kenapa Produksi ASI Berkurang saat Bayi Semakin Besar?
ยทwaktu baca 2 menit

Menyusui punya banyak manfaat untuk ibu dan bayi. Itu lah kenapa, para ahli dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan, dan dilanjutkan pemberiannya hingga bayi berusia 2 tahun atau lebih hingga disertai MPASI yang bergizi.
Meski begitu, seiring bertambahnya usia bayi, Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa produksi ASI jadi berkurang dan tidak sebanyak saat baru melahirkan?
Ya Moms, misalnya di beberapa bulan pertama kehidupan bayi, Anda bisa memompa ASI perah (ASIP) hingga 100 ml untuk satu payudara. Tapi saat si kecil berusia 1 tahun, ASIP yang Anda hasilkan tidak sebanyak itu.
Agar lebih jelas, yuk, simak penjelasan di bawah ini, Moms.
Penjelasan soal Hubungan Produksi ASI dan Usia Bayi
Moms, Anda harus ingat bahwa produksi ASI mengikuti prinsip supply by demand. Artinya, semakin tinggi kebutuhan bayi, semakin banyak produksi ASI. Semakin sering menyusui, semakin banyak juga produksi ASI.
Menurut konselor menyusui profesional yang menulis buku The Breastfeeding Answer Book, Nancy Mohrbacher, IBCLC, FILCA, saat baru lahir, lambung bayi Anda masih sangat kecil, sehingga bila Anda memerah atau memompa pada hari pertama kelahiran bayi misalnya, ASI perah yang Anda peroleh mungkin hanya sekitar 30 ml saja.
Tapi bila setelahnya Anda terus menyusui bayi secara eksklusif (tidak memberi bayi makanan dan minuman apapun selain ASI), maka ASI perah yang Anda hasilkan dari sekali pompa bisa melonjak sampai 90 hingga 120 ml pada bulan keempat atau kelima, dengan asupan harian total bisa mencapai 900 ml.
Namun, sebaiknya Anda memanfaatkan masa-masa awal kehadiran si kecil untuk menyusuinya secara langsung. Anda bisa mulai memerah di bulan kedua dan ketiga, Moms.
Produksi ASI Anda juga akan berkurang saat si kecil telah mendapat makanan pendamping ASI atau MPASI. Ketika telah mendapat makanan padat, kebutuhan ASI si kecil pun akan berkurang. Hal tersebut tentu akan mengurangi jumlah ASI Anda, karena prinsip supply by demand tadi, Moms.
Di usia 6 bulan, kebutuhan ASI bayi biasanya menurun menjadi 720 ml per hari. Sementara menginjak usia 1 tahun, kebutuhan ASI-nya menjadi 550 ml per hari. Namun, jumlah tersebut tidak bisa menjadi patokan, karena Anda bebas memberikan ASI kapan pun bayi menginginkannya.
Meski telah mendapat makanan padat, bukan berarti Anda menghentikan pemberian ASI ya, Moms. Tetaplah rutin menyusui bayi sesuai dengan kebutuhannya, agar Anda bisa mengASIhi si kecil hingga usianya 2 tahun.
