Kumparan Logo

Kenapa Rambut Jadi Rontok Setelah Melahirkan?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi rambut rontok  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rambut rontok Foto: Shutterstock

Setelah hamil dan melahirkan, banyak hal yang akan berubah pada ibu. Misalnya saja, perubahan bentuk payudara dan ukuran perut. Tak hanya itu, beberapa ibu juga bisa mengalami kerontokan rambut setelah melahirkan.

Berbeda ketika saat hamil di mana rambut ibu biasanya justru terlihat lebih tebal dan berkilau. Ini bisa terjadi karena gaya hidup sehat yang diterapkan selama kehamilan dan juga perubahan hormon.

Namun, beberapa ibu justru akan kehilangan lebih banyak rambutnya setelah melahirkan. Kenapa begitu, ya?

Dikutip dari Harvard Medical School, siklus pertumbuhan rambut terdiri dari dua fase, yaitu anagen (fase pertumbuhan) dan telogen (fase istirahat). Sekitar 90 persen rambut tumbuh pada waktu tertentu, sementara sekitar 10 lainnya tetap dalam fase istirahat dan akhirnya rontok. Rata-rata setiap orang akan kehilangan sekitar 100 helai rambutnya per hari.

Nah, meningkatnya kadar hormon estrogen selama kehamilan justru akan memperpanjang fase pertumbuhan dan menghentikan fase istirahat rambut. Artinya, pertumbuhan rambut akan meningkat dan kerontokan berkurang saat fase istirahat terhenti. Pada akhirnya, rambut pun akan terlihat lebih tebal dan berkilau selama kehamilan.

Penjelasan soal Rambut yang Rontok setelah Melahirkan

Ilustrasi rambut rontok Foto: Shutterstock

Mom Junction melansir, kadar estrogen akan kembali normal setelah melahirkan. Hal ini menyebabkan lebih banyak folikel rambut memasuki fase telogen atau istirahat. Sehingga, ibu akan mengalami kerontokan rambut berlebihan setelah melahirkan. Kondisi ini sering kali disebut dengan effluvium atau alopecia postpartum.

Meski demikian, ini merupakan kondisi yang normal dan berlangsung dalam jangka pendek setelah melahirkan. Kerontokan rambut pasca persalinan biasanya dialami ibu sejak dua hingga empat bulan setelah melahirkan. Kondisi ini bisa berjalan selama 24 minggu atau lebih dan akan kembali normal dalam beberapa bulan setelahnya.

Cara Atasi Rambut Rontok setelah Melahirkan

Kerontokan rambut yang berlebihan setelah melahirkan mungkin membuat beberapa ibu khawatir. Apalagi, rambut merupakan mahkota wanita yang menjadikan penampilan seseorang lebih menarik. Namun, kondisi rambut yang rontok setelah melahirkan masih bisa diatasi lho, Moms.

American Association of Dermatologists memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan ibu untuk mengatasi kerontokan rambut setelah melahirkan seperti berikut ini.

ilustrasi ibu keramas dengan sampo yang tepat. Foto: shutterstock

- Gunakan sampo penambah volume. Sampo jenis ini mengandung protein yang melapisi folikel rambut sehingga bisa membuat rambut tampak tebal dan padat.

- Pilih kondisioner untuk rambut halus. Kondisioner tersebut diformulasikan secara khusus untuk rambut halus karena dan tidak kehilangan volumenya.

- Penggunaan kondisioner harus dilakukan dengan benar. Oleskan kondisioner di ujung rambut dan bukan di kulit kepala.

- Sebaiknya, Anda menghindari menggunakan sampo yang dikemas sekaligus dengan kondisioner. Sampo jenis ini mengandung kondisioner berat yang dapat merusak rambut.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis