Kerap Dianggap Sama, Flu dan Pilek Ternyata Berbeda, Moms

9 Agustus 2022 11:30 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi anak sedang pilek Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sedang pilek Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ada beberapa penyakit yang rentan dialami anak, misalnya saja pilek dan flu. Hanya saja, kedua penyakit itu kerap dianggap sama. Padahal, pilek dan flu bisa saja berbeda, Moms.
ADVERTISEMENT
Sebenarnya tak heran bila pilek dan flu dianggap penyakit yang sama. Sebab, keduanya sama-sama melibatkan hidung dan pernapasan anak. Gejalanya pun cukup mirip, seperti mengeluarkan cairan dari hidung, atau bersin-bersin.
Lantas, apa yang membedakan keduanya?
Ilustrasi anak anak flu dan pilek. Foto: Shutter Stock

Perbedaan Flu dan Pilek pada Anak

Mengutip FirstCry Parenting, umumnya flu disebabkan oleh infeksi virus yang dikenal dengan influenza. Virus ini dapat memengaruhi saluran pernapasan anak bagian atas, termasuk hidung, paru-paru, tenggorokan, dan sinus. Jika penyakit ini tidak segera diatasi, maka dapat menyebabkan komplikasi, salah satunya imunosupresi atau berkurangnya kapasitas sistem kekebalan tubuh dalam merespons virus di dalam tubuh.
Ilustrasi anak yang sedang sakit flu. Foto: Shutterstock
Sama seperti flu, pilek juga disebabkan oleh infeksi virus, tetapi jenisnya berbeda. Ya Moms, pilek atau dikenal dengan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) bisa disebabkan oleh berbagai jenis virus, seperti virus corona, rhinovirus, dan adenovirus. Sama seperti namanya, infeksi virus ini dapat memengaruhi saluran pernapasan anak bagian atas, termasuk hidung, tenggorokan, dan sinus.
ADVERTISEMENT
Selain disebabkan oleh infeksi virus yang berbeda, flu dan pilek juga kerap memiliki gejala yang berbeda. Sebagian besar, durasi penularan flu pada anak lebih cepat daripada pilek. Gejala awal flu biasanya meliputi demam tinggi, menggigil, dan nyeri otot.
Sementara pilek biasanya ditandai dengan sakit tenggorokan disertai rasa gatal, hidung tersumbat disertai bersin, batuk, dan demam ringan.
Ilustrasi orang tua membantu anak balita mengeluarkan ingus saat pilek. Foto: Shutterstock
Tak hanya itu, durasi penyembuhannya pun berbeda, Moms. Gejala flu umumnya akan mereda dalam waktu 7-14 hari, sementara pilek bisa lebih cepat, yakni sekitar 3-10 hari.
Sebenarnya orang tua tak perlu khawatir, sebab, anak yang terkena flu atau pilek biasanya tidak memerlukan perawatan atau obat khusus. Ya Moms, si kecil hanya perlu istirahat yang cukup, minum air putih yang cukup, dan menerapkan pola hidup bersih untuk mencegah timbulnya gejala atau komplikasi lain.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, bila terjadi beberapa gejala tambahan, seperti sesak napas, perubahan warna kulit, muntah, atau sakit perut, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Semoga informasinya membantu, Moms!