Keringat Anak Berlebih Meski Sedang Tak Beraktivitas, Apakah Berbahaya?
·waktu baca 2 menit

Berkeringat merupakan reaksi fisiologis untuk mengatur suhu tubuh tetap normal pada anak maupun orang dewasa. Keringat biasanya terjadi setelah anak melakukan aktivitas fisik yang melelahkan, sedang berada di tempat yang panas, atau saat anak tertidur nyenyak.
Namun, beberapa anak justru mengeluarkan keringat yang cenderung banyak —bahkan saat mereka tidak melakukan apa pun dan berada di tempat dengan suhu normal atau dingin. Ya Moms, dalam dunia medis kondisi ini disebut dengan hiperhidrosis.
Kondisi ini bisa terjadi pada semua usia, tetapi lebih sering ditemukan pada anak-anak dan remaja. Mengutip Mom Junction, anak dengan hiperhidrosis akan mengalami keringat berlebih pada bagian tubuh tertentu seperti, tangan, ketiak, kaki dan telapak kaki. Beberapa anak mungkin mengalaminya hampir di seluruh bagian tubuhnya.
Kondisi ini bisa sangat mengganggu bagi anak. Si kecil mungkin tidak bisa melakukan aktivitasnya dengan maksimal karena terlalu berkeringat, hingga membuatnya mengalami hambatan dalam berinteraksi sosial. Lantas, apa yang sebenarnya menyebabkan kondisi ini pada anak?
Penjelasan soal Penyebab Keringat Berlebihan pada Anak
Penyebab pasti hiperhidrosis pada anak-anak tidak diketahui secara pasti. Namun, para ahli berpendapat, kondisi ini mungkin terjadi karena adanya aktivitas kelenjar keringat yang berlebihan. Beberapa anak mungkin tidak mengalami keringat berlebih setelah remaja, tapi anak lainnya bisa mengalami kondisi ini hingga dewasa.
Mengutip Medlineplus, ada beberapa kondisi medis yang mungkin dialami anak sehingga menyebabkan keringat berlebih seperti berikut ini:
Ketidakseimbangan fungsi tiroid.
Konsumsi obat-obatan seperti aspirin dan antidepresan.
Mengalami gangguan kecemasan.
Gangguan fungsi kelenjar hipofisis.
Penyakit menular.
Diabetes melitus.
Penyakit tumor.
Tingkat keparahan hiperhidrosis dapat bervariasi pada setiap anak, tergantung kondisi yang mendasarinya. Tak hanya berdampak pada aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dapat memicu masalah kesehatan anak seperti, gangguan kesehatan mental, dehidrasi kronis, hingga penyakit kulit.
Ya, keringat berlebihan bisa membuat si kecil merasa tidak percaya diri sehingga berdampak negatif pada kondisi psikologis dan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, orang tua perlu segera membawa anak ke dokter bila gejala hiperhidrosis semakin parah dan menyebabkan perubahan perilaku pada si kecil.
