Kondisi Ibu Hamil yang Perlu Jalani Operasi Caesar

23 Maret 2024 20:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi persiapan operasi caesar. Foto: jomphong/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi persiapan operasi caesar. Foto: jomphong/Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Bagi Anda yang sedang menunggu-nunggu kelahiran bayi di dalam kandungan, maka perlu mempersiapkan banyak hal. Salah satunya metode persalinan yang akan dijalani.
ADVERTISEMENT
Terkadang, beberapa ibu hamil memiliki keinginan untuk melahirkan secara pervaginam. Sehingga, mereka banyak melakukan berbagai latihan tubuh hingga pernapasan agar bisa melahirkan pervaginam.
Namun, tidak selamanya keinginan tersebut berjalan sesuai dengan rencana karena berbagai faktor, terutama kesehatan ibu dan janin. Menjelang hari persalinan, dokter bisa saja merencanakan operasi caesar bila ada masalah atau kondisi yang mencegah bayi lahir secara pervaginam. Sehingga, operasi caesar akan dipilih dokter bila melihat ada tanda-tanda darurat bahwa persalinan melalui vagina akan berisiko.

Siapa Saja Ibu Hamil yang Perlu Menjalani Operasi Caesar

Nah Moms, dikutip dari Baby Center UK, tujuan operasi caesar adalah melahirkan bayi yang sulit untuk dilahirkan secara pervaginam. Bisa juga karena ibu hamil mengalami komplikasi kehamilan yang dapat mengancam nyawa ibu dan janin.
ADVERTISEMENT
Beberapa alasan inilah yang membuat dokter kemungkinan memutuskan Anda untuk operasi caesar:
Ilustrasi melahirkan dengan operasi caesar. Foto: Shutterstock
Beberapa dokter juga bisa memutuskan utuk melakukan operasi caesar darurat, Moms. Dalam kondisi ini, tim medis akan segera membawa Anda ke ruang bersalin untuk memastikan Anda mendapat penanganan yang cepat. Beberapa kondisi yang membuat operasi caesar darurat dilakukan, antara lain:
ADVERTISEMENT

Bolehkah Ibu Hamil Memilih Operasi Caesar Tanpa Alasan Medis?

Terkadang beberapa ibu ingin operasi caesar bukan karena alasan medis. Ada beberapa pertimbangan yang bisa didiskusikan bersama dokter bila pada akhirnya Anda memutuskan tidak melahirkan secara pervaginam, yaitu:
ADVERTISEMENT
Jadi, apa pun kekhawatiran Anda, sebaiknya bicarakan dengan bidan atau dokter kandungan Anda. Mereka pun akan membantu meyakinkan Anda tentang metode persalinan yang terbaik. Mau melahirkan pervaginam atau operasi caesar, Anda tetap ibu yang terbaik kok, Moms!