Labu Siam untuk MPASI Bayi, Apakah Bisa Sebabkan Alergi?

Labu siam dapat Anda berikan pada bayi sejak usia 6 bulan atau saat si kecil mulai diberikan MPASI. Ya Moms, labu siam adalah salah satu sayuran yang baik untuk kesehatan bayi.
Mengutip Solid Starts, kandungan seng dalam labu siam dapat meningkatkan metabolisme si kecil. Selain itu, asam folat yang terkandung di dalamnya juga baik untuk perkembangan saraf.
Vitamin B6 yang ada pada labu siam juga dapat meningkatkan perkembangan otak, serta kandungan vitamin C dalam labu siam baik untuk kesehatan kulit dan kekebalan tubuhnya.
Tak hanya itu saja, labu siam mengandung antioksidan kuat yang dapat mengurangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung, dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, dan mendukung fungsi hati.
Tapi, apakah bila bayi makan labu siam bisa menimbulkan reaksi alergi? Yuk, baca terus artikel ini untuk temukan jawabannya!
Penjelasan soal Bisa Tidaknya Labu Siam Sebabkan Alergi pada Bayi
Moms, pada umumnya labu siam tidak memicu reaksi alergi pada seseorang yang mengonsumsinya. Alergi terhadap labu siam pun jarang ditemukan kasusnya.
Hanya saja, saat Anda ingin mengolah labu siam --baik itu membersihkan atau mengupasnya, Anda harus berhati-hati. Meski jarang terjadi, getah yang ada pada labu siam bisa menimbulkan ruam atau gatal-gatal di area tangan.
Ya Moms, saat dikupas, labu siam mengeluarkan zat seperti susu yang dapat mengiritasi kulit. Nah, bagi Anda yang memang memiliki kulit sensitif atau ingin meminimalkan reaksi apa pun, sebaiknya dapat menggunakan sarung tangan saat hendak mengolahnya sebagai makanan bayi. Atau bisa juga Anda merendam labu siam di bawah air dingin saat mengupasnya.
Namun, bila Anda khawatir bayi akan alergi setelah makan labu siam, di awal perkenalan, Anda bisa memberikannya dalam porsi kecil atau sedikit dulu. Jika memang tidak ada reaksi, Anda bisa menambahkan porsinya di lain waktu.
