Kumparan Logo

Lakukan 12 Hal Ini untuk Jaga Keselamatan Keluarga saat Banjir

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kebersihan melintasi banjir di Kemang Timur, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kebersihan melintasi banjir di Kemang Timur, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Hujan deras yang turun terus menerus di Jabodetabek sejak Selasa (31/12) sore hingga Rabu (1/1) pagi, menyebabkan banjir di berbagai titik. Mulai dari Kemayoran, Kayu Putih, Petogogan, Kebon Jeruk, Cakung, Bekasi Barat, Bekasi Timur dan banyak lagi lainnya.

Bagaimana kondisi tempat tinggal Anda dan keluarga. Adakah terdampak juga?

Bila ya, berusahalah untuk tetap tenang dan jangan panik, Moms. Panik tidak akan membantu kita dalam situasi seperti ini.

Dengan bersikap tenang, kita dapat fokus melakukan berbagai tindakan yang perlu dilakukan. Demikian menurut Avianto Amri, PhD, sekretaris Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) dan founder PREDIKT (Preparedness for Disaster toolKIT).

Selain bersikap tenang, Avianto juga menekankan ada 11 tindakan lain yang harus dilakukan saat dan sesudah banjir untuk menjaga keselematan seluruh anggota keluarga:

Banjir di Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020). Foto: Adhim Mugni Mubarok/kumparan
  1. Matikan alat listrik dan lepas saluran gas di rumah Anda.

  2. Jangan minum dan bermain air banjir, ini sangat berbahaya.

  3. Waspada binatang berbahaya seperti ular, biawak, kalajengking.

  4. Jauhi saluran air agar tidak jatuh / terseret arus.

  5. Bila berkendara, hindari underpass atau terowongan.

  6. Bila berada di dalam mobil dan mobil terendam tinggi, keluarlah lewat jendela.

Warga melintasi banjir di Kemang Timur, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
  1. Minum air yang sudah direbus atau air kemasan yang terjamin kebersihannya dan pastikan mencuci tangan sebelum makan dan minum.

  2. Tetap menyusui. Memberi bayi ASI di saat kondisi darurat, jauh lebih aman dibandingkan menggunakan susu formula.

  3. Siapkan tas siaga sesuai dengan kebutuhan atau situasi keluarga Anda. Misalnya bila ada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, disabilitas.

  4. Jika banjir meninggi, pindah ke area yang tinggi.

  5. Evakuasi segera saat memungkinkan.

Nah Moms, sudahkah Anda mengetahui dan melakukan semua hal tersebut di atas? Semoga saja banjir segera surut dan seluruh anggota keluarga kita selalu terjaga keselamatannya.

kumparan post embed