kumparan
16 Sep 2019 18:20 WIB

Lebih Baik Mana, Anak Minum Susu di Pagi atau Malam Hari?

Ilustrasi anak minum susu. Foto: Shutterstock
Banyak orang tua memilih memberikan susu sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Ya Moms, kandungan pada susu seperti kalsium, fosfor, protein, vitamin B2 dan vitamin A, memang bisa membantu tumbuh kembang anak.
ADVERTISEMENT
Untuk mendapatkan manfaat baik tersebut, sebagian orang tua percaya bahwa pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk memberikan susu pada anak. Meski begitu, sebagian orang tua lain percaya, bahwa malam hari adalah waktu terbaik. Lantas, mana yang benar, ya?
American Academy of Pediatrics (AAP) menyebut kebiasaan anak minum susu di pagi hari memang dapat membantu melancarkan aktivitas saraf dan otak si kecil. Hal ini bermanfaat bagi anak untuk lebih mudah menyerap segala informasi yang ada di sekitarnya dan membantu perkembangan belajarnya.
Namun, jika Anda ingin memberikan susu pada anak di malam hari sebenarnya juga tidak masalah, Moms. Saat tidur, anak melepaskan hormon pertumbuhan lebih cepat, sehingga kalsium dari susu dapat berfungsi maksimal, misalnya saja dalam menguatkan tulang anak.
Ilustrasi minum susu di malam hari. Foto: Shutterstock
Minum susu di malam hari juga bisa membuat tidur anak lebih nyenyak. Hal itu karena, susu--terlebih jika hangat, bisa mengendurkan otot-otot, sehingga membuat anak lebih rileks dan bisa tidur pulas.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memberikan susu pada anak di malam hari. Dilansir Livestrong, Anda sebaiknya tidak memberikan susu dengan dosisi berlebihan sebelum anak tidur malam.
Misalnya saja, jika beberapa saat sebelum tidur, anak baru selesai makan malam, maka Anda tak perlu memberinya susu. Memberikan asupan nutrisi berlebihan di malam hari justru bisa memicu gangguan tidur pada anak.
Ilustrasi anak minum susu Foto: Shutterstock
Dari penjelasan di atas, asalkan tidak berlebihan, memberikan susu pada anak di pagi atau malam hari sebenarnya sama-sama punya manfaat baik untuknya. Tapi, Anda harus ingat, susu sebaiknya tidak diberikan menjelang waktu makan anak. Kandungan protein dan lemak dalam susu bisa membuat anak merasa kenyang sehingga bisa membuat si kecil malas menghabiskan makanan utamanya.
ADVERTISEMENT
Ingat juga bahwa sebenarnya susu tidak wajib dikonsumsi oleh anak setiap hari. Sebab, susu hanya berperan sebagai pelengkap nutrisi anak. Susu bukanlah minuman super yang bisa memenuhi semua zat gizi yang diperlukan si kecil.
Ya Moms, yang paling penting sebenarnya adalah Anda selalu memenuhi kebutuhan nutrisi anak lewat makanan bergizi seimbang setiap harinya. Bila tidak dibarengi dengan pemberian makanan bergizi seimbang dan hanya memberikan susu saja, maka anak juga bisa mengalami kekurangan gizi.
Oleh karena itu, jangan berlebihan memberikan susu pada anak. Batasi porsi susu yang direkomendasikan sesuai usia anak dan pastikan si kecil mendapat asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang setiap hari.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan