Mom
·
8 April 2019 10:00

Lebih Baik Mana, Bayi Tidur Pakai Bantal Atau Tidak?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Lebih Baik Mana, Bayi Tidur Pakai Bantal Atau Tidak? (217399)
searchPerbesar
Bayi Tidur Nyenyak Foto: Pixabay
Menjaga kualitas tidur bayi sangat penting untuk perkembangan fisik serta emosinya. Tidur yang baik bagi bayi adalah bila ia bisa tidur tenang dan nyenyak serta tidak sering terbangun.
ADVERTISEMENT
Hanya saja, saat menidurkan bayi, Anda sebaiknya berhati-hati, Moms. Menidurkan bayi tidak boleh sembarangan, karena kematian yang berkaitan dengan tidur atau sleep-related infant deaths masih mungkin terjadi. Dikutip dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sleep-related infant deaths bisa terjadi karena bayi terbekap, mengalami gangguan irama jantung, trauma, atau terkena infeksi dan penyakit metabolik.
Salah satu hal yang kerap kali menjadi pertanyaan orang tua mengenai cara menidurkan bayi adalah penggunaan bantal. Apakah bayi lebih baik tidur dengan bantal atau tanpa bantal?
dr. Natharina Yolanda, SpA, menulis dalam laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa saat bayi tidur, sebaiknya tidak menggunakan bantal.
Ya, tidak menggunakan bantal merupakan salah satu cara untuk mencegah kejadian kematian mendadak pada bayi akibat SIDS atau sudden infant death syndrome. Alasan mengapa bantal bayi dianggap sebagai penyebab SIDS adalah karena pengisi bantal bayi yang bisa keluar dengan tidak sengaja dan membuat bayi tersedak.
Lebih Baik Mana, Bayi Tidur Pakai Bantal Atau Tidak? (217400)
searchPerbesar
Ilustrasi Bayi Tidur Nyenyak Foto: Tara Raye/Unsplash
Selain tidak menggunakan bantal beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat akan menidurkan bayi adalah:
ADVERTISEMENT
- Bayi diposisikan telentang saat tidur. Tidur menyamping atau tengkurap tidak disarankan untuk bayi di bawah 1 tahun karena dapat menyebabkan bayi tersedak atau sesak napas.
- Gunakan matras yang padat, bukan alas tidur yang terlalu empuk atau lembut.
- Jangan menaruh benda-benda di sekitar tempat tidur bayi, termasuk bantal, guling, atau selimut.
- Pastikan suhu kamar bayi tidak terlalu panas dan tidak menggunakan pakaian terlalu tebal karena bayi akan mudah berkeringat dan tidurnya menjadi gelisah.
Mengutip laman Baby Center, bantal sebaiknya diberikan untuk anak berusia dua tahun ke atas. Sementara menurut Judith Owens, profesor neurologi dari Harvard University, waktu yang pas untuk mengenalkan bantal pada anak adalah ketika si kecil sudah mulai tidur di kasur, bukan di box bayi lagi, Moms.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020