Kumparan Logo

Lebih Baik Mana, Operasi Caesar dengan Sayatan Vertikal atau Horizontal?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Ibu yang melahirkan dengan operasi caesar umumnya memiliki bekas sayatan berbentuk horizontal atau melintang di bagian perutnya. Tapi tahukah Anda, bahwa ada pula bekas sayatan dengan bentuk vertikal, Moms.

Lantas, apa bedanya dua jenis sayatan tersebut?

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Frizar, SpOG menjelaskan bahwa secara umum sayatan horizontal memang lebih direkomendasikan. Dengan sayatan horizontal, Anda masih punya peluang untuk melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Dalam dunia medis, teknik sayatan horizontal ini biasa disebut dengan pfannenstiel atau transversal (melintang mengikuti garis lipatan kulit)

"Kalau yang horizontal adalah bagian yang tipis, yang ototnya tuh sedikit. Sehingga masih punya kesempatan untuk persalinan normal," kata dokter yang juga Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi ini kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Sayatan vertikal lebih umum dilakukan zaman dahulu kala. Namun dokter yang praktik di RSIA Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, ini menyebutkan bahwa sayatan vertikal sebenarnya masih digunakan hanya untuk kondisi medis tertentu saja. Misalnya, kondisi bayi sungsang.

Dalam dunia kedokteran, teknik sayatan ini disebut dengan istilah longitudinal linea mediana (memanjang di garis tengah tubuh).

"Karena susah misalnya, bayinya masih di dalam banget, atau sungsang, biasanya pakai yang (sayatan) vertikal," ucapnya.

Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Ya Moms, jenis sayatan vertikal atau memanjang dikhawatirkan akan menghambat fundus atas rahim dan akhirnya mengganggu proses kontraksi di kehamilan berikutnya. Dengan demikian, jenis sayatan ini tidak memungkinkan ibu untuk melahirkan secara spontan atau normal di kehamilan berikutnya.

Jadi, sudah jelas ya, Moms, para dokter kini memang lebih sering membuat sayatan horizontal atau melintang saat operasi caesar. Dengan begitu, Anda masih punya peluang untuk melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya.

kumparan post embed