kumparan
13 Oktober 2019 17:59

Lebih Baik Mana, Pil KB atau Kondom untuk Alat Kontrasepsi?

Ilustrasi Pil KB dan Kondom
Ilustrasi Pil KB dan Kondom. Foto: Shutter Stock
Menggunakan alat kontrasepsi jadi salah satu solusi untuk mengatur jarak kehamilan. Ya Moms, sebelum akhirnya memutuskan alat kontraspesi mana yang akan dipilih, ada baiknya Anda mencari informasi terlebih dahulu mengenai alat kontrasepsi yang aman dan nyaman.
ADVERTISEMENT
Di Indonesia ada banyak jenis alat kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mengatur jarak kelahiran. Di antaranya adalah implan, IUD atau spiral, vasektomi, tubektomi, suntik kombinasi, suntik progestin, pil dan kondom.
Dari semua jenis alat kontrasepsi tersebut, pil KB dan kondom tampaknya jadi alat kontrasepsi yang paling cukup digemari beberapa ibu. Selain ekonomis, pil KB dan kondom juga mudah digunakan dan mudah didapatkan dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya.
Tapi, dari sisi efektivitasnya, kira-kira lebih baik menggunakan pil KB atau kondom ya?
"Baik Pil KB atau kondom sama-sama baik sebagai alat kontrasepsi, asal patuh saja", ujar dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, saat dihubungi kumparanMOM, Senin (7/10).
Ilustrasi kondom
Ilustrasi Kondom Foto: shutterstock
Kata patuh yang dimaksud oleh dr. Dinda adalah patuh terhadap penggunaan alat kontrasepsinya, Moms. Bila menggunakan pil KB, maka sebaiknya Anda patuh untuk minum pil KB setiap hari di jam yang sama. Sebab, jika Anda lupa minum pil KB atau lewat dari waktu biasanya, maka Anda tetap berpeluang untuk hamil.
ADVERTISEMENT
Jika Anda menggunakan kondom, pastikan kondom tersebut sesuai standar pabrik dan masih dalam keadaan baru saat digunakan. Ya, baik kondom maupun pil KB, kata dr. Dinda, tingkat keberhasilannya cukup tinggi untuk mencegah terjadinya kehamilan bila Anda dan pasangan disiplin menggunakannya.
"Sama-sama keberhasilannya mencapai 90 persen untuk yang patuh", kata dokter kandungan yang praktik di RS Brawijaya Jakarta.
Kelebihan pil KB adalah tidak menggangu hubungan seksual Anda dan pasangan. Sedangkan kondom bagi sebagian pasangan mungkin akan mengganggu kenyamanan saat berhubungan seksual.
Pil KB
Pil KB Foto: Gabi Sanda
Meski begitu, tidak seperti kondom, ada beberapa pil KB yang bisa mengganggu produksi ASI bila Anda masih menyusui si kecil, Moms. Oleh karena itu, jika Anda masih menyusui, Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi pil KB kombinasi yang bisa menurunkan produksi ASI. Alih-alih menggunakan pil KB kombinasi, ibu menyusui sebaiknya menggunakan pil KB progestin yang hanya mengandung hormon progesteron.
ADVERTISEMENT
Selain itu, pil KB juga bisa menyebabkan kenaikan atau penurunan berat badan. Pil KB juga tidak seperti kondom yang bisa menjamin perlindungan terhadap penularan HIV atau IMS.
Jadi, sudah jelas ya, Moms, baik pil KB maupun kondom sama baiknya kok Anda gunakan sebagai alat kontrasepsi. Hanya saja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, diskusikan dengan pasangan, kira-kira alat kontrasepsi apa yang paling nyaman digunakan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan