Mom11 September 2020 8:21

Lebih Baik Minum Teh daripada Kopi saat Hamil, Betul Enggak Sih?

Konten Redaksi kumparan
Lebih Baik Minum Teh daripada Kopi saat Hamil, Betul Enggak Sih? (322551)
ibu hamil minum teh. Foto: Shutterstock
Saat hamil, Anda perlu menjaga asupan makanan dan membiasakan gaya hidup sehat. Hal ini tak lain demi kesehatan Anda sendiri maupun janin agar tumbuh kembangnya optimal.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana jika ibu hamil ingin minum teh? Boleh enggak, ya? Terlebih, teh menjadi salah satu minuman yang bisa membuat pikiran rileks dan menghangatkan badan saat cuaca hujan atau dingin misalnya. Di samping itu, ada anggapan bahwa minum teh lebih baik daripada kopi saat hamil, karena kandungan kafeinnya lebih rendah. Benarkah demikian?
Lebih Baik Minum Teh daripada Kopi saat Hamil, Betul Enggak Sih? (322552)
ibu hamil minum teh Foto: Shutterstock

Penjelasan soal Minum Teh Lebih Baik daripada Kopi saat Hamil

Dilansir Romper, Dr. Angela Jones, MD., FACOG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan yang berdomisili di Amerika Serikat mengatakan, hal ini bukan tentang apa yang Anda minum, tapi lebih kepada berapa banyak jumlah kafein yang Anda konsumsi setiap harinya. Ya Moms, biasanya teh masih mengandung kafein. Kecuali jika Anda minum teh herbal yang memang bebas kafein.
ADVERTISEMENT
Meski secara umum teh mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan kopi, kata Dr. Angela, tetap penting untuk memastikan bahwa Anda membatasi jumlahnya per hari. Ia pun merekomendasikan agar ibu hamil tak mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein atau setara 2 cangkir kopi dalam sehari.
"Teh mungkin pilihan yang lebih baik karena kebanyakan campuran mengandung lebih sedikit kafein daripada kopi. Teh hitam cenderung paling berkafein dari semua teh dan teh hijau atau teh herbal cenderung memiliki paling sedikit atau bahkan tanpa kafein sama sekali," ujarnya.
Dr. Angela menambahkan, dalam sebuah penelitian tahun 2015 menjelaskan bahwa kandungan kafein yang ibu hamil konsumsi dapat ditemukan dalam cairan ketuban, tali pusat, hingga urine. Ya, kafein dapat dengan mudah melintasi plasenta dan berjalan menuju bayi di dalam kandungan. Selama kehamilan, tubuh bayi belum berkembang dengan sempurna. Hati, otak, dan sistem sarafnya belum terbentuk dengan sempurna alias belum matang. Sehingga, tidak bisa menangani kafein dengan cara yang sama layaknya orang dewasa.
Lebih Baik Minum Teh daripada Kopi saat Hamil, Betul Enggak Sih? (322553)
Piliha Teh dan Kopi Tanpa Kafein selama Hamil Foto: Unsplash

Pengaruh Minuman yang Mengandung Kafein pada Bayi

Kendati para ahli tak yakin seberapa banyak kafein dapat mempengaruhi bayi, namun beberapa hal berikut mungkin saja dapat memengaruhi bayi Anda, Moms.
ADVERTISEMENT
-Kafein menstimulasi bayi sehingga Anda mungkin merasa bayi di dalam kandungan lebih aktif tak lama setelah Anda minuman yang mengandung kafein atau soda.
-Minum kafein terlalu banyak dapat meningkatkan detak jantung bayi dan menyebabkan gangguan detak jantung tidak teratur.
-Ibu yang terus menerus mengonsumsi kafein tanpa henti akan lebih mungkin melahirkan anak dengan gangguan tremor dan pola tidur terganggu.

Tetap Konsultasikan ke Dokter

Nah Moms, perlu diingat, meski teh pada umumnya tak mengandung banyak kafein, Anda tetap harus membatasi atau jangan berlebihan meminumnya. Terkait teh herbal pun, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter kandungan Anda, Moms. Sebab beberapa teh herbal mengandung bahan-bahan yang dapat mengganggu kehamilan Anda.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white