Lingkaran Hitam di Bawah Mata Bayi, Normalkah?

30 Agustus 2019 12:30 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi lingkaran hitam pada mata bayi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lingkaran hitam pada mata bayi. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Orang dewasa dengan lingkaran hitam di bawah matanya mungkin sudah biasa Anda lihat, tapi bagaimana bila terjadi pada bayi?
ADVERTISEMENT
Mengutip Parenting First Cry, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkannya, Moms. Faktor kulit yang masih sensitif di bawah matanya, yakni kulit periorbital yang tipis dan halus juga bisa menjadi salah satu penyebab.
Pada kulit tersebut terdapat pembuluh darah kecil yang disebut pleksus vena infraorbital yang terhubung dengan hidung. Jika daerah kulit tersebut teriritasi, pembuluh darah membengkak dan karenanya bisa membuat lingkaran hitam tersebut muncul.
Ilustrasii lingkaran hitam pada mata bayi. Foto: Shutterstock
Beberapa penyebab lainnya dilansir Mom Junction antara lain:
- Lingkaran hitam merupakan faktor genetik dari keluarga. Jadi tidak heran si kecil punya, bila Anda dan pasangan pun memilikinya.
- Kelelahan juga bisa menjadi penyebab umum dari lingkaran hitam di bawah mata. Karena bila kelelahan, kulit bayi akan tampak memucat, sehingga menghasilkan warna hitam di bagian bawah matanya.
ADVERTISEMENT
- Disebabkan oleh alergi, eksim, infeksi, bakteri sinus, infeksi pernapasan, atau dehidrasi.
Bayi. Foto: Shutter Stock
Untuk mengurangi mata 'panda' pada bayi, Anda bisa melakukan beberapa cara. Seperti memastikan mereka cukup istirahat dan memakan makanan yang sehat.
Jika lingkaran hitam tersebut disebabkan oleh faktor alergi, misalnya dari serbuk sari, debu, atau bulu hewan, maka sebisa mungkin untuk menghindari pencetus alergi tersebut. Jangan lupa juga gunting kukunya, untuk menghindari lecet pada wajah dan matanya ketika ia mengucek hidung atau mata.
Meski begitu, kebanyakan kasus lingkaran hitam di bawah mata bayi ini tidak membutuhkan terapi khusus. Bila lingkaran hitam disertai gejala lain, seperti hidung tersumbat yang tak kunjung sembuh, segera konsultasikan ke dokter anak.