Kumparan Logo

Makan Cumi-cumi saat Hamil, Aman Enggak Ya?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Makan Cumi-cumi saat Hamil, Aman Enggak Ya? Instagram @rantangomah
zoom-in-whitePerbesar
Makan Cumi-cumi saat Hamil, Aman Enggak Ya? Instagram @rantangomah

Cumi-cumi merupakan makanan yang banyak digemari karena memiliki rasa yang lezat, gurih, dan dapat diolah menjadi beragam masakan. Namun, apakah cumi-cumi aman dikonsumsi ibu hamil?

Jawabannya aman ya, Moms. Cumi-cumi punya nilai gizi yang tinggi. Setiap satu ekor cumi-cumi terdapat sumber protein, mineral dan nutrisi penting lainnya. Ibu hamil wajib menyantap makanan kaya akan nutrisi demi dirinya dan si buah hati yang sedang tumbuh.

Meski begitu, pakar menyebut ibu hamil hanya disarankan untuk mengkonsumsi cumi-cumi sekitar lima ons setiap minggu. Namun, bagaimana dengan kandungan merkuri dan lemak jenuhnya?

Beberapa makanan laut umumnya memang mengandung merkuri tinggi, sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil. Terlalu banyak konsumsi merkuri bisa berdampak buruk pada sistem saraf bayi yang sedang berkembang. Tapi, jangan cemas, sebab cumi-cumi merupakan salah satu makanan laut yang paling aman untuk dikonsumsi selama kehamilan karena kandungan merkurinya rendah dan mengandung nutrisi tinggi.

Nilai Gizi dan Manfaat Cumi-cumi untuk Ibu Hamil

-Selenium

Mengatur hormon tiroid dan mencegah stres oksidatif.

-Protein

Membantu memperbaiki dan membangun jaringan pada bayi Anda dan mengembangkan kekebalan tubuh.

-Fosfor

Membantu membangun tulang dan gigi yang kuat pada bayi, membantu membentuk materi genetik, enzim, dan membran sel. Selain itu, bisa membantu melepaskan energi selama metabolisme.

-Vitamin B12 dan B2

Dikutip Mom Junction, cumi-cumi mengandung vitamin B12 dan B2 yang bisa membantu metabolisme dan pembentukan sel darah merah. Serta membantu pembentukan sistem saraf pusat hingga mengatur metabolisme lemak dan protein.

-Seng

Membantu produksi enzim dan insulin pada bayi.

-Vitamin c

Membantu membangun kekebalan dalam tubuh ibu hamil.

-Besi

Membantu pembentukan sel darah merah pada bayi, meningkatkan tingkat hemoglobin dan membantu meningkatkan aliran darah melalui dinding rahim

Ilustrasi ibu hamil. Foto: lunamarina/Shutterstock

Lantas, Bagaimana Cara Mengkonsumsi Cumi-cumi saat Hamil?

Disarankan untuk menghindari makan cumi-cumi goreng. Menggoreng cumi-cumi mengurangi nilai gizinya serta menambah lemak jenuh yang tidak sehat. Hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan yang berlebihan.

Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi cumi-cumi yang dikukus atau ditumis agar nutrisinya tetap utuh. Dengan cara ini cumi juga akan membantu melancarkan sistem pencernaan.

Apabila membeli cumi-cumi kemasan di toko, Anda wajib memeriksa tanggal kedaluwarsa, kesegaran produk, dan kebersihannya. Kemudian bersihkan cumi-cumi secara menyeluruh dan masak dengan baik.

kumparan post embed