Kumparan Logo

Makanan yang Boleh dan Tak Boleh Dikonsumsi saat Trimester Pertama Kehamilan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Makanan yang Boleh dan Tak Boleh Dikonsumsi saat Trimester Pertama Kehamilan. Foto: Dragon Images/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Makanan yang Boleh dan Tak Boleh Dikonsumsi saat Trimester Pertama Kehamilan. Foto: Dragon Images/Shutterstock

Selama mengandung, ibu hamil memiliki beberapa aturan makanan yang harus dipenuhi. Ibu hamil wajib mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Selain itu, ibu hamil juga wajib menghindari beberapa jenis makanan.

Dikutip dari Firstcry Parenting, hamil dapat menimbulkan berbagai macam emosi, mulai dari kegembiraan hingga kecemasan. Kondisi ini dapat membebani secara fisik, sehingga keseimbangan vitamin, mineral, dan nutrisi yang tepat adalah hal yang harus Anda perhatikan selama kehamilan.

Kebutuhan Nutrisi pada Awal Kehamilan

Meski Anda sedang mengandung, bukan berarti Anda makan untuk dua orang dan melipatgandakan porsi makan. Ini karena Anda belum membutuhkan kalori ekstra hingga Anda memasuki trimester ketiga. Anda bisa menambah vitamin prenatal dan suplemen untuk melengkapi kebutuhan protein, asam folat, Vitamin D, dan Vitamin A.

Jika Anda mengikuti pola makan sehat, yang Anda butuhkan hanyalah vitamin prenatal. Vitamin ini idealnya menyediakan 400 mcg asam folat dan 10 mcg Vitamin D per hari. Ada banyak multivitamin yang tersedia di pasaran. Jika bingung, Anda bisa meminta saran dokter tentang vitamin mana yang cocok.

Makanan yang Harus Dikonsumsi di Trimester Pertama Kehamilan

1. Sayuran

Penting untuk mengonsumsi sekitar tiga hingga lima porsi sayuran dalam berbagai warna. Bayam merupakan sumber yang kaya asam folat, jadi Anda harus mencoba memasukkannya ke dalam makanan harian.

Brokoli memiliki kandungan zat besi yang tinggi sehingga membantu pembentukan sel darah merah pada bayi selama trimester pertama. Namun, perempuan dengan hipotiroidisme sebaiknya menghindari brokoli. Kacang hijau, tomat, paprika merah, hijau, dan kuning, asparagus, dan ubi jalar, direkomendasikan untuk trimester pertama.

ibu hamil makan buah Foto: Shutterstock

2. Buah-buahan

Jumlah buah yang disarankan untuk kehamilan trimester pertama adalah minimal tiga porsi per hari. Buah jeruk merupakan sumber asam folat yang baik. Jadi usahakan untuk mengonsumsi jeruk bali, jeruk biasa, atau jeruk nipis manis, secara rutin.

Selain jeruk, Anda juga bisa mengonsumsi alpukat, pisang, pir, melon, ceri, anggur, jambu biji, apel, semangka, delima, dan mangga.

3. Makanan Non-Vegetarian

Saat menentukan jenis makanan non-vegetarian untuk menu makanan trimester pertama, Anda bisa memasukkan sup ayam hangat, telur, dan daging tanpa lemak.

Pastikan untuk mengonsumsi unggas dan daging yang dimasak dengan baik untuk mencegah masalah pencernaan dan infeksi bakteri.

4. Produk Susu

Jika ingin memenuhi kebutuhan tiga porsi produk susu per hari, Anda dapat memilih keju cottage. Keju cottage merupakan sumber yang baik tidak hanya protein, tetapi juga kalsium yang penting untuk perkembangan tulang dan otot. Selain itu, yoghurt, dadih (susu fermentasi), susu rendah lemak, dan berbagai jenis keju dapat dikonsumsi selama trimester pertama.

5. Gandum Utuh

Gandum utuh, oat, barley, jagung, millet, dan beras adalah beberapa biji-bijian yang perlu dimasukkan dalam menu makan trimester pertama Anda. Biji-bijian memberi energi pada bayi Anda dan penting untuk pertumbuhan plasenta.

6. Protein

Pastikan Anda mendapatkan setidaknya dua porsi protein per hari. Telur adalah sumber protein yang kaya, bersama dengan produk susu seperti keju cottage. Begitu juga ikan, daging, kacang-kacangan, unggas, susu, dan selai kacang. Pastikan Anda tidak alergi terhadap produk susu atau kacang-kacangan.

Makanan yang Harus Dihindari di Trimester Pertama

Mengidam makanan adalah hal yang normal selama kehamilan, namun penting untuk memastikan bahwa Anda tidak mengonsumsi makanan yang bisa membahayakan kehamilan.

Berikut beberapa makanan yang dilarang selama kehamilan, terutama trimester pertama.

- Ikan yang mengandung merkuri, seperti ikan todak, king mackerel, dan hiu

- Kerang dan telur mentah atau kurang matang

- Daging mentah

- Susu yang tidak dipasteurisasi

- Keju lunak seperti brie, feta, atau keju biru yang tidak dipasteurisasi

- Kecambah mentah

- Buah dan sayur yang tidak dicuci dengan benar

- Kafein berlebih

- Terlalu banyak makanan manis seperti makanan penutup (dessert) dan minuman manis