Kumparan Logo

Makanan yang Perlu Dihindari Anak Meski Sudah Umur 3 Tahun ke Atas

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak makan ayam. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak makan ayam. Foto: Shutter Stock

Tidak semua makanan boleh dikonsumsi oleh anak. Ya Moms, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari atau perlu dibatasi konsumsinya karena kurang bergizi dan tidak bernutrisi.

Meskipun saat ini si kecil sudah berusia 3 tahun ke atas, Anda tetap perlu memerhatikan makanan, minuman, dan camilan yang dikonsumsinya. Seperti beberapa makanan dan minuman berikut yang sebaiknya jangan dulu dikonsumsi anak berusia 3 tahun.

Beberapa Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari Anak Umur 3 Tahun ke Atas

1. Jus kemasan

Ilustrasi anak minum jus buah kemasan Foto: Shutterstock

Jus kemasan yang dijual bebas di pasaran pada dasarnya lebih banyak gulanya, Moms. Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, jika anak meminumnya, maka asupan gulanya akan berlebihan dan bisa kecanduan. Jadi, lebih baik berikan jus buatan rumah atau buahnya saja.

2. Soda

Ilustrasi Minuman Soda Foto: Pixabay

Ratusan penelitian telah membuktikan bahwa soda dapat membuat anak obesitas karena kandungan gula di dalamnya. Selain itu, soda juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan perilaku agresif pada anak-anak.

3. Minuman elektrolit

Minuman elektrolit Foto: Wikimedia Commons

Minuman elektrolit hanya bagus dikonsumsi usai berolahraga intens dan membutuhkan kalori serta elektrolit untuk membantu pemulihan. Namun anak berusia 3 tahun ke atas belum membutuhkannya, si kecil cukup minum air putih dan makan buah jeruk saja, Moms.

4. Frozen food

Ilustrasi chicken nugget Foto: Pixabay

Mengutip Newsweek, nugget, stik ikan beku, atau stik mozzarella beku mengandung sodium, lemak jenuh, dan pengawet yang sangat tinggi. Selain itu, frozen food juga biasanya menggunakan ayam, ikan, dan keju berkualitas rendah. Belum lagi frozen food harus digoreng dalam minyak panas yang membuat jumlah lemak dan kalorinya terlalu tinggi untuk anak-anak. Jadi, batasi asupan frozen food untuk anak.

5. Daging olahan

sosis Foto: Shutterstock

Daging olahan seperti hot dog, sosis, atau burger, harus dihindari oleh anak. Dalam studi yang dilakukan oleh American Cancer Society menunjukkan bahwa makan 50 gram daging olahan dalam sehari dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 18 persen.

6. Susu mentah

Ilustrasi pengolahan produk susu Foto: Shutter Stock

Anak usia 3 tahun ke atas tidak boleh minum produk susu yang tidak dipasteurisasi atau susu mentah. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melansir, susu mentah baik dari sapi, kambing, atau domba, bisa membawa penyakit dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama pencernaan. Sebab, susu mentah berpotensi terkontaminasi dengan patogen mematikan seperti salmonella, listeria, E. coli, dan campylobacter.

7.Permen karet

permen karet Foto: Shutterstock

American Academy of Pediatrics mengimbau agar anak-anak tidak diberi permen karet karena bisa menyebabkan tersedak dan menimbulkan masalah pencernaan seperti sembelit. Permen karet yang manis juga bisa menyebabkan gigi anak berlubang.

8. Keripik kentang

Ilustrasi keripik kentang. Foto: Thinkstock

Anak mungkin sangat suka makan keripik kentang, tetapi ini bukan pilihan camilan yang sehat karena tinggi lemak, kalori, dan garam. Terlalu banyak garam dapat menyebabkan beberapa masalah, mulai dari hipertensi hingga batu ginjal.

9. Daging mentah

Daging mentah Foto: Azalia Amadea/kumparan

Anak di bawah usia 5 tahun menghasilkan lebih sedikit asam lambung dari orang dewasa, sehingga kurang mampu melawan bakteri dari daging mentah yang bisa menyebabkan penyakit. Jadi, lebih baik berikan daging yang matang dan berikan dalam potongan kecil, Moms.

10. Ikan mentah

Ilustrasi Sashimi Foto: Shutterstock/Silverfoxz

Sushi atau sashimi adalah makanan lezat yang mengandung protein dan asam lemak omega-3. Meski begitu, menurut Food & Drug Administration Amerika Serikat, anak-anak di bawah usia 5 tahun sebaiknya tidak memakannya. Makan ikan mentah membawa risiko penyakit seperti hepatitis, infeksi parasit, dan salmonella pada anak.