Kumparan Logo

Makanan yang Perlu Dihindari saat Anak Batuk

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak batuk. Foto: TinnaPong/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak batuk. Foto: TinnaPong/Shutterstock

Batuk adalah kondisi yang paling umum dialami siapa saja, termasuk anak-anak. Bila si kecil mengalami batuk, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Sebab, batuk merupakan respons tubuh yang alami sebagai upaya membersihkan saluran pernapasan dari lendir, debu, atau benda asing. Ini adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk menjaga agar saluran pernapasan tetap bersih.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, ada beberapa penyebab umum batuk pada anak-anak, seperti:

  • Infeksi: flu, batuk pilek, bronkitis, atau pneumonia.

  • Alergi: reaksi alergi dapat menyebabkan batuk karena peradangan pada saluran pernapasan

  • Asma: kondisi peradangan kronis pada saluran napas yang menyebabkan batuk kering

  • Benda asing: Rentan dialami anak-anak kecil yang kerap memasukkan benda asing dan menyebabkannya tersedak

Pengobatan batuk biasanya tergantung pada penyebabnya. Orang tua juga biasanya dapat membeli obat-obatan yang bisa dibeli bebas di apotek atau sesuai resep dokter untuk meredakan batuk pada si kecil.

Namun, Anda juga bisa melakukan pengobatan dengan menghindari beberapa jenis makanan di bawah ini.

Hindari Makanan-makanan Ini saat Anak Lagi Batuk

Ilustrasi Anak Batuk. Foto: Shutterstock

Times of India melansir, Dokter Anak Dr. Nihar Parekh menuturkan beberapa buah ini sebaiknya dihindari untuk anak-anak saat batuk: stroberi, anggur, dan leci.

"Saya menyarankan anak-anak kita berhenti makan stroberi, anggur, dan leci selama 15-20 hari ke depan untuk mengatasi batuk yang terus-menerus telah mengganggunya," tutur Dr Parekh.

Dr Parekh menuturkan, ketiga jenis buah ini sebenarnya tetap bermanfaat bila dikonsumsi di saat kondisi sehat. Namun, saat sedang batuk, stroberi diketahui dapat melepaskan histamin yang memicu batuk atau bahkan memperburuk batuk yang sudah. Sementara anggur dan leci sebenarnya mengandung banyak gula alami, dan dapat menjadi media yang baik untuk bakteri tumbuh. Namun, jika dikonsumsi berlebihan juga tidak baik, Moms.

Maka dari itu, Dr Parekh menyarankan orang tua agar tidak memberi makanan atau minuman dengan pewarna berlebihan seperti cake, pemanis dan pewarna berlebihan seperti cokelat, permen, donat, serta makanan dingin seperti es krim.

Menurutnya, suhu dingin menjadi penghalang batuk cepat mereda, serta membuat bakteri lebih mudah berkembang biak hingga memungkinkan terjadinya infeksi.

Selain makanan dan minuman, Dr Parekh juga menyarankan orang tua untuk tidak membawa anak-anaknya yang sedang batuk ke tempat-tempat berdebu, sedang ada pekerjaan pengecatan, hingga lokasi yang sedang direnovasi. Sebab, tempat-tempat tersebut dapat memicu batuk, dan bahkan memperparah batuk yang sedang dialami anak.

Bagaimana dengan pengobatan dan pencegahan batuk di rumah?

"Coba untuk menggulung dan mencuci karpet dan mainan-mainan dicuci bersih. Dan bila di rumah ada hewan peliharaan, pastikan anak tidak terlalu banyak bermain di dekatnya untuk menghindari siklus alergi," tutup dia.