Makanan yang Perlu Dihindari saat Anak Flu dan Batuk

6 Desember 2023 17:09 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Makanan yang P.erlu Dihindari saat Anak Flu dan Batuk Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Makanan yang P.erlu Dihindari saat Anak Flu dan Batuk Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Musim hujan tiba. Selama musim ini anak-anak rentan terserang flu dan batuk. Untuk mengantisipasi penularannya, ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari FirstCry Parenting, beberapa makanan tertentu sebaiknya dihindari apabila sedang flu dan batuk. Pasalnya, beberapa buah dan sayuran cenderung memiliki efek kurang baik terhadap infeksi di dalam saluran pernapasan.

Lantas, Apa Saja Makanan yang Sebaiknya Dihindari?

1. Gula Rafinasi dan Permen
Terlalu banyak gula tidak baik bagi siapa pun, terutama bagi bayi dan balita. Oleh karena itu, makanan yang mengandung terlalu banyak gula sebaiknya tidak diberikan kepada anak yang sedang pilek atau batuk.
2. Buah dan Kacang Kering
Moms, anak mungkin kesulitan mengunyah atau menelan buah-buahan dan kacang-kacangan kering jika ia sedang pilek atau batuk. Ada juga risiko potongan buah dan kacang tersangkut di tenggorokan jika ia batuk saat makan.
ADVERTISEMENT
Jadi sebaiknya, jangan memberikan buah-buahan dan kacang-kacangan kering. Namun, Anda bisa memberikannya dalam bentuk bubuk – tambahkan bubuk tersebut ke dalam susu dan buburnya saat dia sakit.
Sambal, ilustrasi makanan pedas. Foto: Shutterstock
3. Makanan Pedas dan Berminyak
Makanan pedas atau berminyak dapat mengiritasi tenggorokan dan memperparah batuk dan pilek anak. Oleh karena itu, sebaiknya jangan memberikannya pada si kecil.
4. Produk Olahan Susu
Produk susu seperti susu, keju, dan yoghurt dapat mengentalkan lendir. Hal itu dapat memperburuk gejala batuk dan pilek. Hindari memberikan produk susu pada anak yang sedang mengalami pilek dan batuk.
5. Makanan Olahan
Makanan olahan seperti keripik, kerupuk dan makanan ringan kemasan sering kali mengandung banyak garam dan bahan pengawet. Kandungan itu membuat tubuh dehidrasi dan memperburuk gejala batuk dan pilek.
ADVERTISEMENT
6. Gorengan
Makanan yang digoreng tinggi lemak dan sulit dicerna. Makanan dengan kandungan lemak yang tinggi ini akan memperburuk gejala batuk dan pilek. Hindari makanan yang digoreng. Pilihlah makanan yang dipanggang atau dikukus.
7. Minuman Manis
Minuman manis seperti soda dan jus dapat membuat tubuh dehidrasi dan melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi. Hindari minuman manis dan pilihlah air putih atau teh herbal.
Anak batuk Foto: Shutterstock

Tips Beri Makan Anak yang Sakit Batuk dan Pilek

Anak-anak cenderung rewel saat sedang tidak sehat. Bisa jadi kondisi itu menurunkan keinginannya untuk makan. Di sisi lain, anak-anak harus mendapat makanan yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Untuk menjaga nafsu makannya, Anda bisa memberi mereka makanan dengan teknik berikut ini:
ADVERTISEMENT
-Bayi berusia enam bulan ke bawah harus disusui atau diberi susu formula jika sedang pilek dan batuk.
-Bayi usia 6 bulan ke atas sebaiknya sering makan dalam porsi kecil, bukan makan besar tiga kali sehari.
-Jika dokter meresepkan larutan rehidrasi oral untuk balita Anda, berikan kepada mereka jika diperlukan.
-Jika si kecil tidak mau makan sesuatu, berikan apa yang diinginkannya. Jangan memberi makan secara paksa pada anak Anda yang sakit.
-Jika bayi Anda berusia di atas enam bulan, pastikan ia tetap terhidrasi. Tawarkan dia berbagai jenis cairan. Ini bisa berupa air, susu, kaldu dan jus buah segar yang dibuat dengan air sedikit hangat.