Manfaat Ajak Anak Lakukan Eksperimen Sains

6 Agustus 2022 14:04
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Aktivitas anak melakukan eksperimen sains di ESP. Foto: Einstein Science Project
zoom-in-whitePerbesar
Aktivitas anak melakukan eksperimen sains di ESP. Foto: Einstein Science Project
ADVERTISEMENT
Ilmu sains biasanya identik dengan pengetahuan alam yang berkaitan dengan hafalan, rumus, dan menghitung. Sehingga, beberapa anak mungkin saja tak tertarik untuk mengenal ilmu ini lebih dalam.
ADVERTISEMENT
Padahal, bila dilakukan dengan cara yang berbeda–selain menghafal dan menghitung–belajar sains bisa jadi menyenangkan, lho. Misalnya saja dengan melakukan eksperimen.
Ilustrasi anak eksperimen sains. Foto: Nathasya Elvira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak eksperimen sains. Foto: Nathasya Elvira/kumparan
Psikolog Anak dari Tiga Generasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, mengatakan, eksperimen sains merupakan salah satu bentuk stimulasi untuk tumbuh kembang anak, mulai dari motorik, intelektual, bahasa, dan sosial emosi.
“Ada beberapa aspek dalam tumbuh kembang anak, yaitu fisik atau motorik, intelektual atau kognitif, bahasa, sosial dan emosi. Aspek-aspek tersebut perlu didukung dengan berbagai stimulasi yang baik agar tumbuh kembang anak menjadi maksimal. Salah satu bentuk stimulasinya adalah eksperimen sains,” kata Vera, dalam acara Media Science Gathering bersama Einstein Science Project, Kamis (4/8).
Lebih lanjut, Vera mengatakan, eksperimen sains juga bermanfaat untuk memberikan stimulasi pada aspek sensoris anak. Sebab, biasanya eksperimen sains dilakukan dengan metode hands-on atau praktik secara langsung.
Ilustrasi anak eksperimen sains. Foto: Nathasya Elvira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak eksperimen sains. Foto: Nathasya Elvira/kumparan
“Itu (eksperimen sains) juga penting untuk memberikan stimulasi pada aspek sensoris, misalnya saat anak mengamati, mendengar dan menyentuh saat melakukan eksperimen, serta memicu experiential learning atau hands-on,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, penting untuk mengenalkan si kecil tentang sains sedini mungkin. Sebab, hal itu akan memengaruhi proses tumbuh kembangnya.

Apa Saja Manfaat Lakukan Eksperimen Sains pada Anak?

1. Meningkatkan rasa ingin tahu anak
Menurut Vera, salah satu manfaat anak melakukan eksperimen sains adalah untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan terus belajar.
“Eksperimen sains itu bisa mengembangkan rasa ingin tahu anak, misalnya ini akan jadi seperti apa ya? bentuknya gimana ya? dan juga meningkatkan kemauan anak untuk belajar dan berpikir kritis. Susah lho untuk membuat anak seperti itu,” jelas Vera.
Ilustrasi anak eksperimen sains. Foto: Einstein Science Project
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak eksperimen sains. Foto: Einstein Science Project
2. Sebagai ruang untuk bereksplorasi secara aman
Selain meningkatkan rasa ingin tahu anak dan kemauan belajar, eksperimen sains juga berfungsi sebagai ruang untuk anak bereksplorasi. Ya Moms, si kecil bisa mencampurkan berbagai jenis larutan, menggabungkan berbagai bentuk benda, hingga membuat temuan terbaru dengan didampingi oleh pengawas yang kompeten.
ADVERTISEMENT
3. Belajar urutan, sistematis, dan aturan
Eksperimen sains juga mengajari anak tentang urutan, aturan, hingga perhitungan sistematis. Ya Moms, ketiga ilmu itu tak hanya digunakan pada pelajaran sains saja, melainkan beberapa pelajaran lainnya, salah satunya matematika.
Ilustrasi anak belajar. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak belajar. Foto: Shutterstock
4. Melatih keterampilan anak
Hands-on learning secara tidak langsung mengajari anak untuk melatih keterampilan, konsentrasi, dan tingkat ketelitian. Selain itu, anak juga bisa mengasah perkembangan bahasanya melalui instruksi yang diberikan.
5. Belajar mengelola emosi
Eksperimen sains juga membantu anak untuk belajar mengelola emosinya, Moms. Ya, saat eksperimen dilakukan, anak perlu sabar untuk mengerjakan setiap tahapan dan tidak mudah menyerah.
Nah Moms, bila Anda tertarik mengenalkan dunia sains pada anak sejak dini, Einstein Science Project (ESP) bisa menjadi pilihan yang tepat sebagai sarana edukasi.
Salah satu kegiatan anak saat melakukan eksperimen sains di ESP. Foto: Einstein Science Project
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu kegiatan anak saat melakukan eksperimen sains di ESP. Foto: Einstein Science Project
Senada dengan yang dikatakan Vera, Founder sekaligus Director ESP, Sarah Hutauruk, MBA, mengatakan, ESP hadir dengan metode hands-on learning atau praktik secara langsung, sehingga aktivitas yang dilakukan bisa disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan anak.
ADVERTISEMENT
“ESP hadir dengan metode hands-on learning atau pengalaman praktik secara langsung. Oleh karena itu, kami menyediakan berbagai macam eksperimen sains yang kami rekomendasikan sesuai dengan usia atau level kelas anak,” tutur Sarah.
Tak hanya itu Moms, di ESP, Anda dan si kecil memilih sendiri waktu dan kelas yang diinginkan.
Manager Operasional ESP, Ni Nengah Kristanti, M.I.P mengatakan, durasi eksperimen sekitar 60-90 menit. Anda bisa memilih beragam program untuk anak dan orang tua, mulai dari enrichment program, private class, science day, ekstrakurikuler, atau field trip. Bahkan, Anda bisa menyelenggarakan event, seperti pesta ulang tahun di ESP, lho Moms!
“Durasi kelas untuk 1 eksperimen adalah 60 menit, dan 2 eksperimen membutuhkan waktu 90 menit. Anak-anak dapat memilih aktivitasnya sesuai dengan usia dan waktu yang mereka inginkan,” tutup Ni Nengah.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020