Kumparan Logo

Manfaat Ajak Balita ke Pantai seperti yang Dilakukan Raditya Dika

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raditya Dika Beri Kado Saham ke Anaknya. Foto: Instagram/@raditya_dika
zoom-in-whitePerbesar
Raditya Dika Beri Kado Saham ke Anaknya. Foto: Instagram/@raditya_dika

Suara deburan ombak yang menenangkan dan angin yang sejuk membuat suasana di pantai disukai banyak orang, termasuk anak balita. Tak heran, apabila pantai kerap menjadi salah satu tujuan wisata favorit beberapa keluarga.

Hal itu pula yang dilakukan keluarga selebriti, Raditya Dika baru-baru ini. Pada unggahan di laman Instagram pribadinya, ayah dua anak ini mengunggah momen saat mengajak buah hatinya berkunjung ke pantai.

instagram embed

“Balita Jaksel pertama kali ke pantai,” tulis Raditya Dika dalam keterangannya.

Ya Moms, rupanya ini adalah pertama kalinya Raditya Dika mengajak anak pertamanya yang masih balita, Alea, berwisata ke pantai. Dalam foto tersebut, terlihat Dika sedang berpose dengan Alea menghadap ke laut. Sepertinya suasana di sana sangat sejuk karena rambut dan baju Alea tampak beterbangan terbawa angin.

Berwisata ke pantai memang menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi keluarga. Ini juga bisa menjadi momen untuk membangun waktu berkualitas antara orang tua dan anak. Selain itu, mengajak anak balita ke pantai juga memiliki beberapa manfaat seperti berikut ini, Moms.

Manfaat Ajak Anak Balita ke Pantai yang Perlu Diketahui

1. Suara laut menenangkan anak

Ilustrasi anak balita di pantai. Foto: Shutterstock

Terapis okupasi pediatri di New York City, Lindsey Biel mengatakan bahwa suara irama ombak adalah salah satu fitur sensorik yang bermanfaat bagi perkembangan anak.

“Suara air ombak dapat memberikan efek meditasi pada otak, sehingga memberikan ketenangan pada tubuh dan pikiran anak. Sensasi ini juga tidak dapat didapatkan anak di tempat lain,” kata Lindsey seperti dikutip dari Romper.

2. Meningkatkan kesadaran tubuh

Menurut Lindsey, ada sensasi tubuh yang unik saat anak duduk, berbaring, berjalan atau berlari di permukaan pasir pantai yang tidak stabil. Melakukan hal tersebut di atas pasir membantu anak untuk mengembangkan kesadaran tubuh dan mendapatkan keseimbangan melalui gerakan vestibular.

3. Membangun keterampilan berpikir

Ilustrasi ibu dan anak main di pantai. Foto: Shutter Stock

Membiarkan anak bermain air laut dan pasir dengan pengawasan bermanfaat untuk meningkatkan eksplorasi si kecil. Menurut Pathways, anak balita akan belajar bagaimana gerakan air datang dan pergi menyapu pasir, bagaimana menuangkan dan menyendok pasir ke dengan sekop ke dalam ember dan tentu saja kebiasaan umum membuat istana pasir di pinggir pantai. Semua aktivitas ini baik untuk mendukung keterampilan berpikir anak, Moms.

4. Stimulasi sensorik

Menguti Baby Gaga, indra taktil --yang memberikan informasi melalui sentuhan, tekanan, suhu dan rasa sakit ke tubuh akan dirangsang melalui permainan pasir dan air yang dilakukan anak balita. Si kecil akan menikmati sensasi pasir dan air di antara jari-jari kakinya yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Ini sangat baik untuk mendukung perkembangan sensorik anak.

5. Meningkatkan kemampuan motorik

Ilustrasi dua anak perempuan bermain pasir Foto: Pixabay

Saat berada di area luas seperti pantai, anak mungkin tidak bisa menahan dirinya untuk berkeliling dengan berlarian ke berbagai arah. Tak perlu khawatir si kecil akan kelelahan, karena aktivitas ini justru akan membantu meningkatkan kemampuan motoriknya, Moms. Kaki balita akan semakin lincah, tangannya yang berusaha menggenggam pasir akan semakin kuat dan otot-otot di tubuhnya pun akan bertumbuh dengan baik sehingga membuat tubuh si kecil lebih kuat, Moms.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis