Kumparan Logo

Manfaat Aktivitas Melempar untuk Perkembangan Anak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi dan anak balita melempar barang atau mainan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dan anak balita melempar barang atau mainan. Foto: Shutter Stock

Sebagai orang tua, Anda akan melihat anak melakukan banyak hal sebagai bentuk tahap perkembangannya. Gerakan-gerakan sederhana seperti menendang, mengambil dan melempar juga termasuk perkembangan pada anak, Moms.

Biasanya, anak-anak suka bereksperimen dengan melempar bola ketika mereka berusia sekitar satu tahun. Mengutip Raising Children, anak perlu menguasai perkembangan keterampilan motorik kasar lainnya yang membangun otot, keseimbangan, koordinasi, dan kemampuan untuk merencanakan dan melakukan gerakan melempar.

Awalnya mungkin usaha yang dilakukan si kecil masih seperti lemparan yang canggung dan tanpa tujuan dengan benda ringan. Seiring berjalannya waktu, anak akan mampu mengambil benda yang lebih berat dan menggunakan koordinasi anggota tubuhnya dengan baik ketika melempar.

Meski terlihat sederhana, namun gerakan melempar ternyata penting untuk mendukung perkembangan anak seperti dikutip dari Baby Sparks berikut ini.

6 Alasan Kegiatan Melempar Penting untuk Perkembangan Anak

1. Gerakan terpadu

“Melempar adalah kesempatan bagi anak-anak untuk berlatih mengatur seluruh sistem,” kata Terapis Okupasi Anak, Berta Campa, MS, OTR/L.

Ya Moms, melempar melibatkan seluruh anggota tubuh dan membutuhkan keseimbangan. Selain itu, anak perlu merencanakan dan melakukan gerakan secara berurutan dan terkoordinasi dengan baik.

Ilustrasi bayi dan anak balita melempar barang atau mainan. Foto: Shutter Stock

2. Koordinasi tangan dan mata

Belajar melempar melibatkan latihan koordinasi tangan dan mata yang berkelanjutan. Sehingga dapat mendukung perkembangan kekuatan tulang dan otot pada tangan anak.

3. Kebugaran dan kesehatan

Anak-anak yang menguasai kegiatan lebih cenderung terlibat dalam aktivitas fisik. Oleh karenanya, mereka tentu akan memiliki tubuh yang bugar dan sehat daripada anak-anak yang tidak berolahraga.

4. Belajar tentang gravitasi dan sifat benda

Melempar adalah pelajaran gravitasi pertama anak-anak, mereka akan belajar bahwa ketika melempar sesuatu, maka benda itu akan selalu kembali ke bawah. Anak juga belajar bahwa bola akan memantul sementara batu tidak dan masih banyak lagi.

kumparan post embed

5. Persepsi dan kontrol visual

Melempar sesuatu ke target secara akurat melibatkan pengukuran jarak ke target, dan berapa banyak daya yang diperlukan untuk mencapainya. Dengan demikian, anak akan menggunakan persepsi dan kontrol visualnya secara maksimal agar lemparannya mencapai target.

6. Keterampilan Sosial

Permainan yang melibatkan lemparan adalah inti dari permainan sosial yang mengajarkan keterampilan seperti bernegosiasi, bergiliran, dan kerja tim. Sehingga anak akan tumbuh menjadi sosok yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman, Moms.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis