Kumparan Logo

Manfaat Imunisasi Lengkap untuk Kesehatan Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi manfaat imunisasi lengkap untuk kesehatan anak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat imunisasi lengkap untuk kesehatan anak. Foto: Shutter Stock

Orang tua perlu paham soal pentingnya anak mendapat imunisasi lengkap sejak lahir. Ya Moms, berbagai penelitian epidemiologi telah membuktikan, imunisasi lengkap pada anak dapat melindungi si kecil dari berbagai penyakit berbahaya dan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Dalam wawancara eksklusif bersama kumparanMOM, Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. DR. Dr. Hartono Gunardi Sp. A(K) juga menjelaskani betapa pentingnya imunisasi pada anak dalam upaya pencegahan berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Misalnya saja, penyakit TBC, Polio, Hepatitis, dan lainnya.

"Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang penting agar anak-anak tidak terkena penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi, atau yang dikenal dengan PD3I. Di dunia ini banyak kuman-kuman, virus, bakteri yang bisa menyebabkan sakit pada anak, dewasa, dan orang tua. Oleh karena itu, anak-anak perlu dilengkapi dengan imunisasi," kata Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. DR. Dr. Hartono Gunardi Sp. A(K)., kepada kumparanMOM, Jumat (22/4).

Ilustrasi imunisasi untuk anak. Foto: Shutter Stock

Menurut dr. Hartono, kekebalan tubuh akan terbentuk dan dapat melawan virus atau bakteri, tergantung pada jenis vaksin yang diberikan kepada si kecil. Selain itu, imunisasi juga merupakan upaya dalam mencegah penyebaran penyakit kepada orang-orang di sekitarnya. Jadi, selain melindungi diri sendiri, imunisasi juga bermanfaat untuk mencegah penyebaran ke orang lain, seperti adik, kakak, keluarga atau teman-temannya.

"Apa saja penyakitnya? Dari TBC paru, TBC tulang, TBC selaput otak, penyakit hati, kanker hati, difteri dan lainnya. Penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kecacatan dan kematian pada anak-anak dan kita juga pada orang dewasa. Jadi itu alasan mengapa perlu dilindungi," jelas dokter yang praktik di RS Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Apabila Anak Terkena Penyakit, Risiko Keparahan Lebih Rendah karena Imunisasi

Ilustrasi vaksin dan imunisasi. Foto: Shutter Stock

Dikutip dari laman IDAI, meski perlindungan lewat imunisasi tidak 100 persen, tetapi setelah mendapat imunisasi, risiko terkena penyakit-penyakit tertentu pada bayi dan anak jauh lebih kecil, yakni sekitar 5-15 persen. Selain itu, ketika terkena penyakit itu pun akan jauh lebih ringan gejalanya dan tidak berbahaya.

Misalnya, berdasarkan penelitian epidemiologi di Indonesia dan negara-negara lain, ketika ada wabah campak, difteri atau polio, anak yang sudah mendapat imunisasi dasar lengkap sangat jarang yang tertular, bila tertular umumnya hanya ringan, sebentar dan tidak berbahaya. Bahkan untuk menunjang kekebalan tubuh anak, Kemenkes akan menambah 3 jenis vaksin lainnya sebagai imunisasi wajib anak nasional yaitu, rotavirus (RV), PCV dan HPV.

Hal ini tentu jadi kabar baik bagi orang tua. Sebab, selain pemberiannya gratis karena masuk ke program pemerintah, pemberian tambahan tiga jenis vaksin ini juga akan semakin memproteksi si kecil dari beragam penyakit.

kumparan post embed