Kumparan Logo

Manfaat Kedekatan Ibu dan Anak Laki-laki, Bisa Bantu Sukseskan Masa Depannya!

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ibu dan anak laki-laki. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu dan anak laki-laki. Foto: Shutter Stock

Moms, seberapa dekat Anda dengan anak laki-laki Anda? Mau anak perempuan atau laki-laki pasti tidak akan pernah membayangkan hidup tanpa ibunya. Sedangkan kasih sayang dan perhatian ibu terhadap anak-anaknya akan bersifat abadi.

Bagaimana dengan hubungan ibu khususnya pada anak laki-laki? Para ibu selalu memiliki pengaruh signifikan terhadap anak laki-lakinya. Termasuk sejauh mana perilaku mereka saat sudah dewasa, itu salah satunya ditentukan oleh hubungan mereka dengan ibu mereka.

Ya Moms, Anda tentu setuju bila tidak ada orang lain yang dapat memahami seorang anak lebih baik daripada seorang ibu. Apalagi, sejak terlahir di dunia, anak laki-laki telah membangun ikatan yang mendalam dengan ibunya.

Apa Saja yang Dipengaruhi Ibu Terhadap Anak Laki-lakinya?

1. Cerdas Secara Emosional

Kedekatan anak laki-laki dan ibu membawa banyak manfaat Foto: Shutterstock

Dikutip dari Mom Junction, anak laki-laki yang memiliki hubungan yang sehat dengan ibunya sejak masa anak-anak akan memiliki emosi yang kuat. Serta, diyakini akan memiliki lebih sedikit masalah perilaku dalam hidupnya. Kedekatan antara ibu dan anak laki-laki diyakini akan menciptakan perasaan aman dan percaya diri.

Penelitian menunjukkan bahwa anak laki-laki yang tidak memiliki ikatan sehat dengan ibu mereka di masa kanak-kanak bisa memicu perselisihan dan perilaku agresif saat sudah dewasa. Anak juga akan merasa tidak aman dalam menjalin hubungan, menetapkan tujuan, dan lainnya.

2. Kuat Secara Emosional dan Mandiri

Sebuah penelitian yang diterbitkan Child Development mengungkapkan anak laki-laki yang dirawat dalam lingkungan penuh cinta dan rasa sayang akan tumbuh menjadi pria yang percaya diri. Penelitian mengungkapkan kasih sayang dan penerimaan tanpa syarat dari ibu meyakinkan anak laki-laki bahwa ia mampu menjadi teman, sahabat, dan bahkan pasangan yang baik.

3. Pintar di Bidang Akademis

Seorang ibu yang sangat perhatian pada pendidikan putranya akan membantu ia memiliki kemampuan akademis yang baik. Selain memastikan pendidikan, ibu juga akan membantu menjadi sosok yang matang secara emosional, serta berperan dalam kesehatan mental yang lebih baik.

4. Dapat Kendalikan Perilaku

Nah Moms, kecerdasan emosional yang diberikan oleh ibu dapat membantu anak laki-laki mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan pikiran dan menyeimbangkan emosinya. Sehingga, saat dewasa kelak, ia dapat mengembangkan kebijaksanaan, kedewasaan, dan pengendalian diri di lingkungannya.

5. Menghormati Wanita

Hubungan anak laki-laki yang dekat dengan sang ibu juga akan membuat dia memahami peran dan kontribusi ibu pada hidupnya dan keluarga. Sehingga, ketika dewasa kelak, anak akan belajar menghormati perempuan.

Ilustrasi kedekatan ibu dan anak laki-lakinya Foto: Shutterstock

6. Cegah Perilaku Berisiko

Anak laki-laki yang akrab dengan ibunya juga dapat meminimalisir terlibat dalam perilaku berbahaya, seperti narkoba, alkohol, dan seks bebas.

7. Lebih Sukses di Masa Depan

Ibu dan ayah yang terlibat dalam pendidikan dan kehidupan anaknya akan membantu dia menjadi sukses secara pribadi maupun profesional. Itu karena orang tua bisa berperan sebagai teman, pembimbing, hingga panutan anak menuju jalan kesuksesan.

8. Tingkatkan Komunikasi

Seorang ibu yang selalu terbuka dalam berkomunikasi dapat menjadi orang kepercayaan putranya. Sehingga, anaknya dapat berbicara dan berbagi dengan siapa pun bahkan di masa depannya, tanpa rasa takut dan hambatan.

Meski begitu, perlu dipahami bahwa Anda juga tidak boleh terlalu protektif atau posesif pada anak laki-laki Anda. Sebab, jika anak laki-laki terlau dekat dan bergantung dengan ibunya, beberapa orang akan mencapnya sebagai 'anak mama'. Biasanya sebutan 'anak mama' berkonotasi kurang positif karena anak dianggap tidak mandiri.

Maka dari itu, penting bagi para ibu untuk bisa menilai hubungan Anda dan anak setelah usianya semakin bertambah. Agar tidak kaku, Anda bisa mengikuti ilmu pengasuhan sesuai perubahan zaman. Jadilah ibu yang fleksibel agar anak juga tetap merasa aman dan diperhatikan.